oleh

Pasien Asal Palu Tidak Masuk Data Covid-19 Sulteng

SULTENG RAYA – Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah menanggapi banyaknya pertanyaan tentang kematian Syarifuddin Datu yang meninggal dunia di Pekanbaru, Provinsi Riau beberapa hari lalu.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, dr Jumriani menyatakan kematian warga asal Kota Palu tersebut tidak tercatat dalam jumlah terkonfirmasi Covid-19 Sulteng.

“Tidak tercatat dalam data Covid-19 Sulteng karena melewati waktu,” jelasnya kepada media ini, Ahad (30/8/2020).

Menurut Jumriani, berdasarkan pedoman revisi 5 bahwa pelaporan kasus didasarkan atas masa inkubasi dan kasus tersebut sudah lebih dari 14 hari, maka kasus dilaporkan di daerah tempat pasien dirawat. Meski pasien tersebut asal Kota Palu yang dibuktikan melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Baca Juga :   RRI Palu dan Pemda Parmout Kerjasama di Bidang Penyiaran

“Walaupun berdasarkan KTP berasal dari Kota Palu, tapi sudah berada di luar daerah lebih dari 14 hari berada di Jakarta, maka  kasus dilaporkan di Jakarta,” jelasnya.

Diketahui, Syafrudin Datu  sudah lebih dari 1 bulan meninggalkan Kota Palu dan berada di Jakarta. Setelah itu,  pada 24 Agusutus 2020 berangkat ke ke Pekanbaru, Provinsi Riau  dan meninggal pada 27 Agustus 2020. 

Jika melihat data Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Sulteng sejak 28 Agusutus hingga 30 Agustus 2020, tidak memiliki tambahan pasien positif covid-19 yang dirawat di rumah sakit diluar daerah. RAF

Komentar

News Feed