oleh

Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi Isu SARA dan Informasi Hoax

SULTENG RAYA – Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi Sulteng, Ema Asmawati berharap masyarakat bisa berpartisipasi mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang aman dan tertib.

Untuk mewujudkan hal itu, Ema meminta agar masyarakat maupun simpatisan calon kepala daerah  tidak mudah terprovokasi dengan isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) dan informasi Hoax yang banyak beredar di dunia maya.

Menurutnya, Pilkada rawan menimbulkan konflik jika bersinggungan dengan dua isu tersebut.

Sekretaris Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Provinsi Sulteng ini mengatakan, Pilkada merupakan sebuah hajatan besar yang melibatkan seluruh elemen  masyarakat  dalam menentukan  pemimpin daerah selama lima tahun kedepan.

Namun, kata Ema, informasi Hoax terkadang mewarnai Pemilihan Umum maupun Pilkada. Tentu saja, jika Hoax dibiarkan, bisa memunculkan permusuhan individu  maupun  kelompok masyarakat. Olehnya, dia kembali berharap agar hal itu bisa diminimalisir demi terwujudnya pesta demokrasi yang aman, sukses dan sejuk.

Bagi Ema, pemimpin yang lahir dari proses Pilkada merupakan pemimpin bagi semua masyarakat, bukan pemimpin bagi pemilihnya saja. Perbedaan politik merupakan hal yang lumrah, namun persatuan harus diutamakan.

“Meski berbeda pilihan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan di masyarakat harus diutamakan,”  katanya.

“Pilkada ini menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin yang disenangi oleh masyarakatnya, pemimpin yang bertanggung jawab dan mencintai rakyatnya. Kita juga harapkan Pilkada tahun 2020 ini, bisa jadi momentum untuk memupuk rasa kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi yang dibangun oleh bangsa Indonesia,”katanya menambahkan. WAN 

Komentar

News Feed