oleh

Warga Sulteng Antusias Tukarkan UPK Rp75 Ribu

SULTENG RAYA – Asisten Direktur KPw BI Sulteng, Djainul Arifin mengatakan warga Sulteng sangat antusias menukarkan uang kertas pecahan Rp75 ribu yang resmi dikeluarkan oleh Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dalam rangka Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia.

Hari pertama, sejak dibuka jadwal penukaran uang perigatan kemerdekaan (UPK) itu, ratusan orang sudah melakukan penukaran di Kantor Perwakilan (KPw) BI Sulteng. Menurutnya, sesuai kouta, hanya 150 orang yang disiapkan KPw BI Sulteng setiap harinya.  

“150 orang itu sudah terdaftar semua melalui aplikasi, tetapi  yang melakukan penukaran sebanyak 128 orang. Karena sebanyak 21 orang yang tidak datang. Sementara 1 orang NIK-nya berbeda dengan yang sudah terdaftar di aplikasi, sehingga tidak bisa melakukan penukaran,” ujar Djainul Arifin, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga :   Tempuh Jarak 400 km Setiap Hari, Wuling Confero S Tetap Miliki Performa Mantap

Djainul menjelaskan, mereka yang tidak datang pada jadwal yang sudah ditetapkan, otomatis akan dibatalkan oleh sistem. Jika ingin melakukan penukaran kembali, maka harus menunggu waktu yang kosong.

“Kalau untuk Sulteng sendiri masyarakat cukup antusias melakukan penukaran. Yang sudah terdaftar melalui aplikasi saja sudah penuh sampai 3 September,” jelasnya.

Menurutnya, waktu penukaran akan berakhir dengan sendirinya jika kuota yang diberikan ke masing-masing daerah sudah habis tertukar.

Adapun periode pemesanan penukaran, jadwal dan lokasi penukaran terdiri dari 2 tahap. Untuk periode pemesanan penukaran tahap 1 dimulai pada 17 Agustus 2020 hingga 30 September 2020. Sedangkan tempat penukarannya dilakukan di Kantor Pusat BI dan 45 Kantor Perwakilan BI dalam negeri di seluruh provinsi dan beberapa kota serta kabupaten.

Baca Juga :   AHM Hadirkan Pilihan Warna Baru New Honda Vario 125

Kemudian, periode pemesanan penukaran tahap 2 dimulai pada 1 Oktober 2020 dengan tempat penukaran di Kantor Pusat dan perwakilan BI  serta bank umum yang ditunjuk.

Sedangkan syarat melakukan pemesanan dan penukaran uang pecahan 75 ribu, yakni Warga Negara Indonesia dan memiliki KTP. Sementara bagi masyarakat yang melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR di laman https://pintar.bi.go.id, masyarakat wajib membawa KTP asli dan bukti pemesanan dalam bentuk hardcopy atau digital. 

Djainul menekankan, masyarakat hanya bisa menukarkan uang, satu orang satu lembar berdasarkan KTP, mengingat uang tersebut dicetak terbatas, hanya sebanyak 75 juta lembar se Indonesia.WAN

Komentar

News Feed