oleh

Aksi Ampibi Parmout Kedepankan Keamanan

SULTENG RAYA – Aliansi  Masyarakat Peduli Parigi Moutong (Ampibi) dalam setiap aksi unjuk rasa selalu mengedepankan keamanan dan ketertiban. Ketua Ampibi Parmout, Syukri Cakunu mengatakan, unjuk rasa atau manyampaikan pendapat di muka umum dijamin dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945.

Akhir – akhir ini, Ampibi konsen melakukan aksi unjuk rasa menuntut agar Bupati Parmout, Samsurizal Tombolotutu mundur dari jabatannya karena diduga telah melanggar sumpah jabatan dan melakukan penyalagunaan kewenangan.

Menurut Syukri Cakunu, Bupati Samsurizal Tombolotutu sudah cukup bukti melakukan pelanggaran. Salah satunya adalah lahan di pantai Mosing di Desa Sinei,  Kecamatan Tinombo Selatan yang merupakan lahan pribadi Samsurizal Tombolotutu berdasarkan surat kepemilikan dari pertanahan. Pelanggaran yang dilakukan Samsurizal kata Syukri Cakunu adalah banyaknya anggaran daerah maupun desa sudah digelontorkan untuk pembangunan sarana yang ada di pantai Mosing.

Baca Juga :   Anggota DPRD Sulteng Minta Lubang PETI Buranga Direklamasi

“Dalam setiap aksi unjuk rasa, kita selalu mengedepankan keamanan dan ketertiban. Kita ini bagian dari warga Negara Indonesia punya hak mengeluarkan pendapat, tetapi kita juga wajib menjaga aset-aset daerah dan juga bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan di daerah ini,”ujarnya.

Sementara itu, menyikapi momentum pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng tahun 2020, Syukri menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mendukung pelaksanaan Pilkada yang aman dan tertib. WAN        

Komentar

News Feed