oleh

BKSDA Sulteng Bantu Alat Produksi Gula Aren di Poso

SULTENG RAYA – Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2020, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan berupa alat produksi gula aren dengan total nilai Rp30 juta kepada kelompok usaha yang diserahkan langsung di kelompok Desa binaan yaitu Desa Owini dan Desa Bancea, Kamis (13/8/2020).

Bukan hanya itu, pihak BKSDA Sulteng juga menyerahkan bantuan pemberdayaan masyarakat, berupa bantuan kepada kelompok  itu sebesar Rp5 juta untuk pembelian hasil produksi gula aren.

Kepala BKSDA Sulteng, Hasmuni Hamsar dalam keterangan tertulis yang di terima Sulteng Raya Jumat, (14/8/2020), mengatakan rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan lanjutkan dengan penanaman bibit pohon.

Baca Juga :   Angka Kesembuhan Covid-19 di Sulteng Terus Meningkat

“Rangkaian kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam memasyarakatkan hasil hutan yang dimanfaatkan secara bijak dengan mengedepankan pola-pola konservasi alam, sehingga kita tetap menuai hasil tanpa merusak ekosistem,” katanya.

Sementara itu, Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah mengapresiasi BKSDA Sulteng dan Ditjen KSDAE Kemen-LHK yang senantiasa memberikan perhatian kepada Kabupaten Poso terhadap khususnya lingkungan hutan dan sumber daya alam Poso.

“Sehingga berbagai dukungan dan bantuan terus digulirkan untuk kesejahteraan masyarakat yang berdomisili sekitar area konservasi alam,” tuturnya.

Bupati pada peringatan HKAN 2020 kali ini mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap kelestarian sumber daya alam agar tetap terjaga dan terpelihara.

Baca Juga :   BBTNLL Bantu Modal Kelompok Usaha di Kawasan TNLL

“Kita juga dengan tegas melawan tindakan Ilegal loging, dan tindakan lainnya yang merusak alam,” tuturnya.

Pada kegiatan ini juga, dilaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengelolaan Taman Wisata Alam bancea, oleh Kepala Balai dan Pemda Poso. */RHT

Komentar

News Feed