oleh

Warga Tompe Persoalkan Lokasi Huntap

SULTENG RAYA – Puluhan warga Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala mendatangi kantor DPRD Kabupaten Donggala, Kamis (13/8/2020).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan sejumlah aspirasi kepada anggota DPRD, salah satunya soal penetapan lokasi Hunian Tetap (Huntap).

Salah seorang warga, Ahmad menjelaskan, kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi terhadap persoalan-persoalan yang terjadi di Desa Tompe, terkait penanggulangan para korban bencana. “Kami datang ini bukan untuk melakukan aksi massa, tetapi kami datang kesini (kantor DPRD Donggala) untuk menyampaikan beberapa persoalan, salah satunya yaitu mengenai lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap), yang ditetapkan tanpa melibatkan kami para korban bencana,” tuturnya, Kamis (13/8/2020).

Menurutnya, penetapan lokasi pembangunan Hunian Tetap tidak mempertimbangkan persoalan ekonomi masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterimanya pembangunan Huntap akan dilakukan di lahan yang jauh dari laut, yakni di atas gunung.

Baca Juga :   Polisi Ajak Masyarakat Cegah Radikalisme

“Sebagian besar dari kami adalah nelayan, jika kita dipindahkan di atas gunung, tentunya kami akan kesulitan untuk melaut. Kami tidak memiliki kendaraan, untuk itu kami sangat berharap dalam penentuan lokasi pembangunan Huntap harus betul-betul memikirkan dampak ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Selain itu kata dia, pihaknya juga meminta agar anggota DPRD Kabupaten Donggala segera mendesak pemerintah untuk mencairkan bantuna dana stimulan korban bencana yang sampai saat ini juga tak kunjung cair.

“Kami sudah terima buku rekening sejak beberapa waktu yang lalu, tetapi buku rekening kosong tidak ada uangnya. Begitu kami mempertanyakan cuma dibilang sabar-sabar saja, kita juga butuh kejelasan, bukan hanya janji-janji,” tegasnya.

Baca Juga :   Bupati Donggala Bahas Rehab Rekon Bersama Wakil Menteri PUPR

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Takwin berjanji akan berkunjung langsung ke Desa Tompe untuk melihat seperti apa situasi masyarakat disana, serta melihat secara langsung lahan yang ditetapkan untuk pembangunan Huntap.

“Saat ini jadwal DPRD sangat padat, kita usahakan tanggala 18 Agustus kita bersama-sama ke Tompe untuk melihat seperti apa situasi dan kondisi masyarakat. Sehingga kita bisa betul-betul mengetahui apa yang diinginkan masyarakat,” katanya. ADK

Komentar

News Feed