oleh

Imam Masjid di Donggala Tewas Ditikam

SULTENG RAYA – Seorang imam masjid ditemukan tewas di Dusun I Desa Lembasada,  Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Selasa (11/8/2020).

Korban yang diketahui bernama Nasir (58) asal Desa Lumbu Mamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala itu, tewas akibat luka tusukan di beberapa bagian tubuhnya.

Tersangka pelaku penikaman diketahui bernama Ali (40), seorang penjaga tambak ikan di Desa Lembasada, yang  berasal dari Kabupaten Bulukumba , Provinsi Sulawesi Selatan.

Salah seorang saksi mata, Indra menjelaskan, korban melintas dengan mengendarai kendaraan roda dua di Jalan Trans Sulawesi  Desa Lembasada sekira pukul 16.30 wita,  kemudian tersangka menahan korban yang sedang melintas dan langsung melakukan penikaman.

“Habis itu korban sempat terjatuh ke dalam got, ditikam lagi oleh tersangka. Korban sempat bangun dari berlari lagi ke arah pohon kelapa, kemudian ditikam lagi oleh tersangka. Kemudian korban bangun dan berlari ke arah tumpukan batu namun korban terjatuh dan ditikam lagi oleh tersangka hingga meninggal dunia,” tuturnya, Selasa (12/8/2020).

Baca Juga :   Wabup Donggala Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Huntap

Sementara, Kapolres Donggala melalui Paur Subbag Humas Polres Donggala, Ipda Baghiri menjelaskan, setelah mendapat laporan dari warga, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Berdasarkan keterangan saksi, pelaku menahan korban yang sedang mengendarai kendaraan roda dua Honda Beat No. Pol DN 3056 JQ. Korban lewat pas depan kios jalan poros trans Sulawesi, langsung dihadang, tersangka langsung menarik jaket korban sebelah kanan dan langsung menikam korban,” tuturnya.

Setelah itu, petugas melakukan penangkapan dan mengamankan korban serta barang bukti. Kemudian mengimbau dan mengedukasi warga  agar tidak main haikm sendiri, menghormati dan mempercayai institusi Polri dalam penegakan hukum.

“Saat ini tersangka sudah diamankan di Polres Donggala,” ujar Ipda Baghiri. ADK

Baca Juga :   Donggala Turun Jadi Zona Orange Covid-19

Komentar

News Feed