oleh

Agen KAFE OM Diklaim Efektif Edukasi Masyarakat

SULTENG RAYA – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu mengklaim, program gagasan bersama Universitas Tadulako (Untad), yakni  KKN Asyik Menjadi Fasilitator Edukasi Obat dan Makanan (KAFE OM), efektif mengedukasi masyarakat terhadap obat dan makanan.

Kepala BPOM di Palu, Fauzy Ferdiansyah, mengatakan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi program KAFE OM dilaksanakan BPOM di Palu di Aula Balai POM di Palu, Selasa (11/8/2020), dari 600 komunitas telah diintervensi Agen KAFE OM, terlihat adanya peningkatan pengetahuan komunitas sebesar 64,9 persen.

Hal itu, kata dia, mengindikasikan bahwa agen edukasi memiliki peran dalam memberikan informasi dan edukasi kepada komunitasnya.

“30 orang agen ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana dampak program KAFE Obat dan Makanan terhadap peningkatan pengetahuan komunitas yang telah diintervensi oleh agen edukasi obat dan makanan,” kata Kepala BPOM di Palu dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga :   Disdamkarmat Palu Operasi Non Kebakaran 29 Kasus

Sementera itu, Ketua LPPM Untad, Rusydi, menyampaikan, KKN tematik dengan program edukasi obat dan makanan bekerja sama Balai POM di Palu dirasakan sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Selain mendapatkan pengetahuan, mahasiswa juga dapat mengimplementasikannya kepada komunitas.

Sebagai apresiasi kepada agen edukasi obat dan makanan, kegiatan monitoring dirangkaikan dengan pemberian award kepada agen yang telah berkontribusi dalam program KAFE OM.

Agen-agen berprestasi tersebut mendapatkan hadiah dari Balai POM di Palu. Harapannya, mampu memberikan motivasi dan penyemangat bagi agen untuk terus dapat mengedukasi masyarakat.

“KKN boleh saja berakhir namun peran agen edukasi masih akan terus berlanjut, agen-agen inilah yang nantinya menjadi perpanjangan tangan Balai POM di Palu dalam menyebarkan informasi tentang obat dan makanan kepada masyarakat sehingga masyarakat menjadi konsumen yang cerdas,” tuturnya. RHT

Baca Juga :   Diskominfo Sulteng Harap Videotron Jadi Sarana Informasi

Komentar

News Feed