oleh

WTP Kado Istimewa HUT Donggala ke 68

SULTENG RAYA – Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia Sulawesi Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Donggala atas pengelolaan keuangan daerah, merupakan kado istimewa di hari ulang tahun yang ke 68 Kabupaten Donggala.

Kepala Inspektorat Kabupaten Donggala, DB Lubis, SH, MH, mengungkapkan WTP merupakan bukti dari keberhasilan Pemerintah Kabupaten Donggala dalam pengelolaan keuangan daerah. Tentunya semua ini atas kerja keras seluruh pihak terkait.

“Setelah tiga tahun berturut-turut meraih opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian, Red), akhirnya kami bisa meraih WTP,”ujar Lubis Kepada Suteng Raya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, kata dia, pihaknya juga tidak menyangka akan mendapat opini WTP dari BPK RI Sulteng. Pasalnya, persiapan yang dilakukan oleh inspektorat sebagai pengendali internal hanya enam bulan saja.

Baca Juga :   Polisi Ajak Masyarakat Cegah Radikalisme

“Kami bekerja hanya enam bulan saja, dan alhamdulilah WTP bisa diraih,”tuturnya.

Selanjutnya, pihaknya bersama seluruh elemen pemerintah Kabupaten Donggala komitmen akan meningkatkan pelayanan dan pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala demi mempertahankan opini WTP di tahun 2021.

“WTP harus dipertahankan, kita butuh dikoreksi kalau salah, raihan WTP ini kita memperoleh reward dari kementerian keuangan sebesar Rp50 M,”jelasnya.

Disisi lain, apresiasi juga patut diberikan terhadap gugus tugas percepatan dan penangulangan covid 19 Kabupaten Donggala,  saat ini berhasil mengembalikan status zona hijau penyebaran covid 19  setelah Kabupaten Donggala kembali nol kasus Covid 19.

Kepala Dinas Kesehatan, sekaligus juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid 19, Muzakir Ladoali S.Sos, M.Si, menjelaskan sejak presiden Jokowi menetapkan status bencana nasional non alam covid 19, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala.

Baca Juga :   Bupati Kasman Mesti Tindaklanjuti Hasil Riksus DBL

“Salah satunya yaitu langsung membentuk sejumlah pos pemeriksaan kesehatan di perbatasan-perbatasan kabupaten. Terutama pada pelabuhan-pelabuhan tikus yang ada di daerah pantai barat. Sebab, pelabuhan tersebut merupakan jalur masuk orang-orang yang berasal dari Malaysia dan Kalimantan,”terangnya.

Bahkan, kata dia,  Dinas Kesehatan memasifkan program rapid tes yang dipusatkan pada puskesmas-puskesmas di 16 Kecamatan, untuk memastikan masyarakat terbebas dari penyebaran covid 19. Sampai saat ini Donggala berhasil kembali ke status zona hijau penyebaran covid 19.

“Kita terus berupaya agar Donggala bebas Covid 19, sesuai instruksi Bupati Donggala, Kasman Lassa,”terangnya. ADK

Komentar

News Feed