oleh

Unismuh Palu Tetapkan Wisuda Tatap Muka

SULTENG RAYA- Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, menetapkan pelaksanaan Wisuda diakhir Agustus ini dilaksanakan secara tatap muka, setelah sebelumnya melakukan konsultasi dengan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Lembaga Layanan Dikti Wilayah IX Sulawesi Gorontalo.

Dalam konsultasi itu, kedua lembaga tersebut mengizinkan Kampus Biru Unismuh Palu melaksanakan wisuda secara tatap muka, dengan ketentuan tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

“Insya Allah, kita akan melaksakan (wisuda) secara tatap muka, setelah diizinkan oleh Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Lembaga Layanan Dikti Wilayah IX Sulawesi Gorontalo,”ujar Rektor Unismuh Palu, Dr. Rajindra, SE., MM, Selasa (11/8/2020).

Kata rektor, pelaksanaan wisuda tatap muka sebenarnya sudah menjadi harapan bagi para calon peserta wisuda, karena banyak diantara mereka merasa enggan mengikuti wisuda jika dilaksankan secara daring, sehingga pihak panitia dan juga pihak kampus selama ini berupaya mencari formula agar pelaksanaan wisuda tetap bisa berlangsung tanpa melanggar ketentuan pemerintah dalam hal ini protokol kesehatan Covid-19, serta tidak mengecewakan peserta wisuda.

Baca Juga :   Rektor Mengajak Mahasiswa Kedepankan Dialog dalam Menyelesaikan Masalah

“Dan Alhamdulillah, solusi itu kita bisa temukan setelah sebelumnya salah satu perguruan tinggi di Makassar juga sudah melakukan hal yang sama,”sebut rektor.

Namun dalam pelaksanaan wisuda kali ini kata rektor dipastikan sangat jauh berbeda dengan pelaksanaan wisuda sebelum-sebelumnya, sebab selain hanya peserta yang diperkenankan hadir di lokasi wisuda (tanpa didampingi pendamping atau orang tua), juga dilakukan secara persesi, artinya kemungkinan besar dilaksanakan tidak hanya dalam satu hari, melainkan lebih dari satu hari, menyesuaikan dengan jumlah peserta wisuda.

“Karena dikasi jarak, maka tentu pesertanya sangat terbatas dalam satu ruangan, paling tidak hanya 50 orang dalam satu sesi, selain juga peserta harus tetap memakai masker, mengikuti pemeriksaan suhu badan dan cuci tangan sebelum memasuki ruangan wisuda,”jelas rektor.

Baca Juga :   Kemendikbud, Luncurkan Program Guru Belajar

Hal tersebut dilakukan kata rektor, untuk menghindari terjadinya klaster baru dalam penularan Covid-19 di Kota Palu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Wisuda Unismuh Palu 2020, Dr Wahiduddin Basry, ST., MT mengemukakan, bahwa pelaksanaan wisuda dijadwalkan selama dua hari, dari  tanggal 31 Agustus 2020 sampai dengan 1 September 2020.

Namun dua hari itu itu tidak menutup kemungkinan bisa bertambah, menyesuaikan dengan jumlah peserta wisuda, karena sampai saat ini panitia masih memberikan kesempatan kepada para calon wisudawan untuk mendaftarkan diri sebelum nantinya panitia menutup pendaftaran tanggal 13 Agustus 2020.

“Kita masih menunggu sampai tanggal 13 Agustus, pastinya berapa hari pelaksanaanya, ya setelah ditutup pendaftaran,”ungkap Dekan Fakultas Teknik Unismuh Palu ini.

Baca Juga :   Pelaksanaan UTS di SMP Negeri Satu Palu Berjalan Lancar

Sementara tempat pelaksanaan wisuda katanya, dialihkan dari Gedung Islamic Center ke Aula Rektorat Unismuh Palu, peralihan tempat itu dilakukan setelah mempertimbangkan keselamatan peserta wisuda.

“Jika dilakukan di Gedung Islamic Center Unismuh Palu dipastikan pengunjung  baik itu masyarakat atau orang tua wisudawan tidak dapat dihindari, sterilisasi tidak bisa menjamin, namun berbeda jika dilangsungkan di Aula Rektorat pasti terjamin, yang dapat masuk keruangan dengan sendirinya akan terseleksi, karena akses masuk aula hanya satu pintu,”jelasnya. ENG

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed