oleh

Pembukaan Sekolah di Palu, Tunggu Keputusan Gubernur

SULTENG RAYA- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu berencana akan membuka kembali sekolah yang ada di Kota Palu. Hal itu menyahuti kebijakan terbaru Mendikbud yang mengizinkan dibukanya kembali sekolah-sekolah yang berada di wilayah zona Biru dan Kuning.

Namun proses pembukaan kembali sekolah terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih menunggu keputusan resmi dari gubernur dan pihak yang terkait lainnya.

Kadisdikbud Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengatakan saat ini surat edaran Gubernur Sulteng tentang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dimasa pandemi masih berlaku. “Insya Allah, setelah ada petunjuk dari bapak Gubernur Sulteng maka itu bisa, dan kemudian kita juga akan melaporkan kepada Wali Kota Palu terkait kebijakan terbaru tersebut, karena keputusan ini harus ada izin dari Kepala Daerah, Gugus Tugas dan dari Kemenag,” katanya Kepada Sulteng Raya Ahad (9/8/2020).

Baca Juga :   Untad Targetkan 10.000 Maba Ikut PKKMB Secara Daring

Untuk itu kata Kadis, jika aktifitas di sekolah kembali dibuka maka Standar Operasional untuk pembelajaran tatap buka akan diberlakukan kembali, kemudian pihak sekolah diimbau untuk  memperketat protokol kesehatan.

“Kami kembali mengeluarkan SOP yang dulu sudah dirancangkan, kembali kita berlakukan yakni pengurangan jam belajar, pembatasan jumlah peserta didik dalam kelas, kantin dilarang beroperasi, kegiatan olah raga juga tidak diperbolehkan, wajib protokol kesehatan dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah, untuk itu bagi sahabat Kepsek dan Guru harus betul-betul menerapkan protokol yang ketat selama ada di sekolah.” kata Kadis.

Lebih lanjut kadis, juga berharap kerjasama dari orang tua dalam menyediakan APD yang lengkap bagi peserta didik, agar mereka terhindar dari penularan Virus Corona.

Baca Juga :   Di Masa Pandemi, Kadisdikbud Imbau Peserta Didik Tidak Datang Lebih Awal

“Begitu juga orang tua agar betul-betul memfasilitasi APD bagi peserta didik seperti masker, dan juga memastikan kondisi peserta didik dalam keadaan sehat, tidak dalam kondisi mengalami gejala covid, apalagi kalau ada yang terpapar jangan sampai masuk sekolah,” ucap kadis.

Sebelumnya Kemendikbud merilis sejumlah daerah yang telah diperbolehkan membuka kembali sekolah dalam proses KBM, termasuk sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, yakni Donggala, Palu, Morowali, Poso, Banggai Kepulauan, Banggai Laut dan Morowali Utara.

Namun  kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo dalam konferensi pers via akun Youtube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (7/8/2020), keputusan final terkait pembukaan sekolah untuk dimulai proses belajar-mengajar secara tatap muka akan diambil oleh kepala pemda masing-masing.

Baca Juga :   SD Negeri Tanamodindi, Siap Belajar Tatap Muka

“Para bupati, para wali kota, dan juga gubernur, karena para pejabat itulah yang paling tahu situasi di daerah masing-masing,” kata Doni.

Pemda setempat pun, menurut Doni, harus berperan aktif dalam hal fasilitator terkait pencegahan penularan Covid-19. “Termasuk sosialisasi tentang penggunaan masker, jaga jarak, tersedianya hand sanitizer, alat cuci tangan tersedia sabun, dan seluruh alat pendukung lainnya untuk bisa mengurangi risiko,” jelasnya. ENG/JAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed