oleh

Polres Poso Tangkap Dua Spesialis Pencuri Elektronik

SULTENG RAYA – Polres Poso akhirnya berhasil menangkap dua pelaku pencurian yakni Y alias A dan WBS alias Wau yang selama ini menyasar barang-barang elektronik di perkantoran dan sekolah yang ada di Kabupaten Poso.

Penangkapan itu, dilakukan Satuan Resmob dari Reskrim Polres Poso pada 22 Juli 2020 sekira pukul 09.00 wita. Keduanya ditangkap saat berada di kos-kosan mereka di Jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Gebang Rejo.

Diketahui, A dan Wau memiliki jejak panjang sebagai spesialis pencuri alat-alat elektronik. Berdasarkan hasil penyidikan, diketahui pada tanggal 7 Juli 2020, keduanya membobol kantor Bappeda Poso dengan cara memanjat tower air dan masuk ke lantai dua gedung itu.

Dari gedung Bappeda itu, mereka mengambil satu unit kamera DSLR merk Canon EOS 1100D warna hitam beserta dengan dus, charger, kabel, kelengkapan buku petunjuk, disk software dan tas warna hitam, satu unit infocus merk warna hitam beserta dengan kabel VGA dan tasnya warna hitam, satu unit printer merk Canon 2770 warna hitam beserta dengan kabel power dan kelengkapan tabung tintanya dan satu unit printer scanner Canon warna putih beserta dengan dusnya.

Baca Juga :   Anggota Kodim 1307/Poso Donor Darah

Setelah berhasil mengambil barang-barang tersebut, tersangka Y Alias A menyimpan barang tersebut di kos-kosan miliknya yang kemudian menitipkan barang-barang tersebut kepada seorang temannya di Kecamatan Pamona Utara untuk dicarikan pembeli. Selanjutnya, aksi pencurian kembali mereka lakukan pada Sabtu 18 Juli 2020 sekiar pukul 00.30 Wita di SD GKST Desa Tagolu, Kecamatan Lage. Y dan Wau berjalan-jalan ke Desa Tagolu dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam merah putih. Saat melintas di depan Sekolah Dasar (SD) GKST Tagolu, mereka berhenti.

Tersangka A masuk ke dalam ruang sekolah dengan cara memanjat jendela yang kebetulan tidak terkunci, setelah masuk ke dalam, A mengambil satu unit speaker troley merk Dat DT 1505 warna hitam dan satu buah tabung gas ukuran 3 Kg warna hijau, setelah itu kedua tersangka membawa barang-barang itu ke kos-kosan A, kemudian menjual barang berupa speaker troley kepada seorang temannya di Kelurahan Kayamanya dengan alasan barang tersebut milik seorang teman yang sedang membutuhkan uang.

Baca Juga :   Komsos TNI Perkuat Persatuan Bangsa

Kemudian di hari yang sama. Mereka kembali melakukan aksinya. Kali ini mereka menyatroni SMAN 1 Lage, A dan Wau mencuri barang-barang inventaris SMAN 1 Lage berupa satu unit laptop Toshiba warna hitam dalam keadaan rusak, satu unit laptop merk Lenovo warna hitam beserta dengan kabel charger dan tas warna hitam, dua unit monitor komputer merk Lenovo warna putih, satu unit infocus merk Epson EB-S 300 warna putih beserta dengan kelengkapan, kabel power dan tasnya warna hitam, satu unit Infocus merk Viewsonic warna putih beserta dengan kabel VGA, remote, kabel power dan tas warna hitam, satu unit Infocus merk Epson warna putih beserta dengan kabel VGA dan kabel power serta tasnya warna hitam, satu unit Infocus merk Viewsonic warna hitam beserta dengan kabel VGA dan kabel power serta tasnya warna hitam, satu unit monitor komputer merk Lenovo warna hitam, satu unit Infocus merk BenQ warna hitam beserta dengan dus, remote dan kabel powernya.

Baca Juga :   Bawaslu Poso Bentuk Pokja Pengawasan Kampanye dan Penertiban APK

Setelah berhasil mengambil barang-barang tersebut, kedua tersangka menitipkan barang-barang tersebut kepada seorang temannya yang berada di Kecamatan Pamona Utara untuk dicarikan pembeli atas barang hasil curian tersebut.

Kapolres Poso, AKBP Darno melalui Kasat Reskrim, AKP Aji Riznaldi Nugroho menjelaskan, aksi keduanya akhirnya ketahuan setelah Polisi berhasil melacak sebuah speaker troley merk Dat DT 1505 warna hitam yang dijual kedua pencuri itu.

Polisi kemudian melacak keberadaan A dan Wau, Polisi terlebih dahulu menangkap Wau saat sedang berada di kos-kosan di Jalan Pulau Sumatera Kelurahan Gebang Rejo Poso Kota. Sementara A kemudian ditangkap saat berada di rumah seorang temannya di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara. */YAT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed