oleh

Rektor Unisa Palu Lantik Dekan Fakultas Sastra

-Pendidikan-dibaca 580 kali

SULTENG RAYA- Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu. Dr. Umar Alatas telah melantik Dekan Fakultas Sastra Unisa Palu, Syamsuddin, S.S., M.Si masa periode 2020-2024, dilangsungkan di ruangan senat universitas dengan protokol kesehatan yang ketat, Kamis (6/8/2020).

Selain Dekan Fakultas Sastra, juga melantik sejumlah pejabat struktural lainnya ditingkat Fakultas Sastra, masing-masing Wakil Dekan I Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni, Rani Fardani, S.S., M.Pd,  Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum Personalia dan Keuangan, Suparni, S.Pd., M.Pd,  dan Ketua Program Studi Sastra Indonesia, Mardiah, S.S., M.Pd.

Rektor dalam amanatnya mengingatkan kepada para pejabat tersebut, bahwa sumpah yang diucapkan dan dilafalkan itu mengandung nilai tanggungjawab, bukan hanya dihadapan orang yang menyaksikan melainkan juga kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.

Baca Juga :   Virtual Tour, Dosen Untad Kenalkan Budaya Tanah Kaili

Serta juga mengandung nilai kewajiban terhadap institusi Fakultas Sastra secara khusus dan Institusi Unisa dan Alkhairaat secara keseluruhan. Untuk itu, dalam mengemban amanah harus didasari nilai kejujuran dan tanggungjawab yang tinggi.

“Dalam berlembanga itu, pimpinan sebagai koordinator, sehingga apapun harus dilakukan koordinasi sesuai jalurnya masing-masing, karena kerap terjadi masalah disebabkan oleh komunikasi dan koordinasi yang kurang tepat,”sebut rektor.

Sebelum menutup amanatnya, rektor mengingatkan kepada Dekan Fakultas Sastra, bahwa ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh dekan bersama para pejabat struktural lainnya secara kelembagaan.

Pertama peningkatan trend penerimaan mahasiswa baru, mengingat penerimaan mahasiswa baru di fakultas tertua di Unisa ini masih mengalami berfluktuasi, sementara jumlah mahasiswa sangat menentukan nilai tawar prodi dan fakultas di masyarakat.

Baca Juga :   JAUHKAN KAMPUS DARI PEMAHAMAN KIRI, FAI Unismuh Tekankan Mahasiswa Ikut Organisasi Kampus

Kedua, pengembangan kompetensi dosen untuk mendapatkan sertifikat dosen (Serdos), mengingingat hingga hari ini kata rektor, belum ada satupun tercatat sebagai dosen Unisa yang berasal dari fakultas itu sebagai penerima Serdos.

Terakhir, ketiga adalah pengembangan program studi di Fakultas Sastra, karena sepanjang perjalanan fakultas ini sejak tahun 1986 hingga tahun 2020, jumlah prodinya belum mengalami peningkatan. Untuk itu kata rektor, dekan perlu memikirkan pendirian program studi baru yang relevan di fakultas itu. ENG

Komentar

News Feed