oleh

GP Ansor Sulteng Siapkan Kemandirian Kader

SULTENG RAYA-Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulteng mulai menggeser fokus utamanya, dari pengembangan dan konsolidasi organisasi ke persiapan kemandirian kader.

Ketua GP Ansor Sulteng, Alamsyah Palenga, mengatakan pergeseran fokus utama tersebut dilakukan setelah melihat selama dua tahun pertama kepengurusannya, pengembangan dan konsolidasi organisasi mulai dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Cabang (PC), dan Pimpinan Wilayah (PW) mulai berjalan sebagaimana mestinya.

Maka PW GP Ansor Sulteng mulai bergeser ke fokus utama kedua, yakni kemandirian kader dilakukan di tahun kedua terakhir kepengurusannya sebagai Ketua GP Ansor Sulteng.

Kemandirian yang dimaksud disini bukan hanya kemandirian ekonomi, namun juga termasuk didalamnya kemandirian pikir, dimana setiap kader Ansor kata Alamsnyah harus pintar, begitujuga dengan kemandirian kompetensi, kader Ansor harus punya skill. “Makanya saat ini kita sementara mempersiapkan sejumlah program untuk memenuhi tujuan-tujuan strategis itu,”ungkap Alamsyah, Kamis (6/8/2020)..

Baca Juga :   PJJ SMKN 5 Palu Dominan Menggunakan Daring

Khusus disisi ekonomi katanya, kini telah disiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)  untuk kader yang ada di Sulawesi Tengah, tidak main-main disiapkan 100 sampai 130 usaha UMKM.  “Kemandirian itu harus didorong dan ditumbuhkan dari dalam, tidak bisa terus menunggu bantuan dan hibah, itu menjadikan tangan dibawah terus, kader Ansor harus bangkit mandiri,”sebutnya.

Dengan adanya upaya usaha kemandirian  itu kata Alamsyah, kader Ansor tidak lagi semata-mata mengharapkan orang lain, tidak lagi tangan berada dibawah, karena sudah memiliki usaha mandiri, sekalipun itu harus ditopang oleh usaha kerja keras.

Bahkan katanya, sebagai bentuk dukungan kemandirian kader, PW GP Ansor Sulteng telah menyiapkan lingkungan ekonomi digital untuk menampung produk-produk dan sebagai pasar dari usaha UMKM kader Ansor di Sulawesi Tengah.

Baca Juga :   Dies Natalis Fakultas Teknik Untad KE-37, Pemrov Harap Konsesten Dalam Mencetak SDM Unggul dan Riset

Untuk mendapatkan bantuan KUR itu kata Alamsyah, para kader cukup menyiapkan proposal, setiap proposal berpotensi bisa mendapatkan bantuan dari Rp25 juta sampai Rp50 juta tanpa agunan. Namun bagi yang berkeinginan lebih dari Rp50 juta, dapat melampirkan agunan.

Bunganya pun cukup rendah, berdasarkan informasi dari Koordinator Program PW Ansor Sulteng Putra Syahreza, hanya 7 persen pertahun.     

Saat ini menurut dia, masih terus menunggu kader untuk memasukan proposalnya,  dengan harapan target minimal 100 proposal UMKM itu terpenuhi. “Untuk itu, jika kader Ansor yang ada di Sulawesi Tengah ingin bangkit mandiri secara ekonomi, dapat memanfaatkan peluang tersebut, sesegera mungkin memasukan proposalnya,”harapnya. ENG.

Komentar

News Feed