oleh

Lima Bapaslon Perseorangan Diberi Kesempatan Perbaiki Dukungan

SULTENG RAYA – Komisoner KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Syamsul Y Gafur mengatakan, terdapat lima bakal pasangan calon (bapaslon) dari jalur perseorangan yang akan bertarung pada pilkada serentak tahun 2020. Lima bapaslon yang tersebar di empat kabupaten itu, berkas dukungannya sudah diverifikasi faktual (Verfak) oleh Petugas Pemungutan Suara (PPS) masing-masing kabupaten.

Hanya saja, kata Syamsul, lima bapaslon itu,  semua belum memenuhi syarat minimal dukungan yang telah ditentukan.

“Setelah diverifikasi faktual, tidak ada yang bisa mencapai angka minimum syarat dukungan. Sehingga kepada lima bapaslon ini, berdasarkan ketentuan peraturan KPU, diberi kesempatan untuk memperbaiki lagi dukungannya,”ujar Syamsul Y Gafur dalam konferensi pers di Ruang Media Center KPU Sulteng, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga :   Delapan Daerah Sumbang 36 Kasus Positif Corona

Syamsul menyebut, lima bakal pasangan calon perseorangan di Pilkada 2020, pertama, Ilyas Nawawi dan Uhut Hutapea, bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Sigi. Kedua,  T Samsuri dan Tony Sowolino, bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Poso. Ketiga, Admin AS Lasimpala dan  Moh. Baedawi A Abdullah, bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Tojo Una-una. Keempat, Rusli  Banun dan Asgar B Badalia, bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten di Kabupaten Banggai Laut. Kelima, Hasdin Mondika dan Achmad Buluan, bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten di Kabupaten Banggai Laut.

Sementara untuk syarat dukungan minimal yang harus dipenuhi oleh Bapaslon untuk Pilkada Sigi minimal 16.411 dan Kabupaten Poso, syarat dukungan minimal 14.724. Sementara di Kabupaten Touna, minimal dukungan 11. 466 dan Kabupaten Balut syarat dukungan minimal 4.545.

Baca Juga :   Pabrik Besi di KEK Palu Segera Dibangun

“Saat ini, perbaikan syarat dukungan itu, sudah diserahkan oleh semua bakal calon.  Ketentuannya, jumlah perbaikan syarat dukungan, harus dua kali lipat dari jumlah kekurangan. Misalnya, di Poso, saat verifikasi faktual, masih kekurangan 7 ribu dukungan. Maka, syarat dukungan perbaikan yang harus diserahkan sebanyak 14 ribu,”ujar Syamsul Y Gafur.

“Saat ini, teman-teman di Kabupaten juga sedang melaksanakan tahapan verifikasi administrasi  perbaikan. Kemudian pada tanggal 7 sampai 8 Agustus,  mereka akan menyerahkan hasil verifikasi administrasi ini kepada PPS untuk dilakukan Verifikasi Factual. Selanjutnya, tanggal 8-16 Agustus, akan dilakukan Verifikasi Faktual perbaikan oleh PPS,”jelas Syamsul Y Gafur.

Dia juga mengatakan, jika bapaslon bisa memenuhi syarat minimal dukungan, maka itu menjadi tiket untuk mendaftar di KPU sebagai bakal calon pada Pilkada serentak tahun 2020.  WAN

Baca Juga :   Segera Cair, Dana BOS Madrasah-Pesantren Pasti Naik

Komentar

News Feed