oleh

Tim Medis Pantau TKA di Morut

SULTENG RAYA – Kabupaten Morowali Utara (Morut) terus mewaspadai penyebaran Covid-19. Hal itu dilakukan dengan banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) pada perusahaan tambang yang ada di Kabupaten Morowali Utara.

Bupati Morut, Moh Asrar Abd Samad menyebutkan, jumlah perusahaan tambang di Kabupaten Morut sebanyak 10 perusahaan, dengan mempekerjakan 2.250 tenaga lokal, dimana dari 10 perusahaan tersebut ada tiga perusahaan yang menggunakan Tenaga Kerja Asing dengan jumlah 273 TKA.

“Perusahaan tersebut antara lain 1. PT. Cor Industri Indonesia TKA asal tiongkok sebanyak 151 TKA, 2. PT. Gunbuster Nickel Industri (GNI) TKA asal tiongkok 115 TKA, 3. PT. Asia Mining Indonesia (AMI) TKA asal taiwan 7 orang TKA,” sebut Bupati.

Baca Juga :   Lagi, Polsek Bahodopi Ringkus Pengedar Sabu

Lanjut Bupati, untuk penanganan Covid-19 bagi TKA sampai saat ini tim dari tenaga kesehatan terus memantau kondisi kesehatan mereka dengan cara mengunjungi langsung ke perusahaan tambang untuk mengukur suhu tubuh dan memastikan semua TKA dalam kondisi sehat, ini dilakukan sepekan sekali.

Perkembangan TKA selama Covid-19 di Kabupaten Morowali Utara kata Bupati, tidak ada ketambahan karena TKA yang sudah ada dalam perusahaan tidak diizinkan untuk keluar begitupun TKA yang sudah masuk tidak mendapat izin dari pemerintah daerah untuk keluar.

Ditambahkannya, regulasi TKA masih mengacu pada Perpres 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Permennaker RI nomor 10 tahun 2018 tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). MAN

Komentar

News Feed