oleh

Semester I, Ekonomi Sulteng ‘Anjlok’

SULTENG RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, ekonomi Sulteng disusun melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada semester I 2020, mengalami penurunan signifikan, dihitung secara year on year atau tahun ke tahun bulan yang sama.

Kepala BPS Sulteng, Dumangar Hutauruk, mengatakan, pada Juni 2019 ekonomi Sulteng sebesar 4,92 persen, jika membandingkan pada Juni 2020, ekonomi daerah turun ke level terendah, yakni -0,06 persen.

Hal serupa juga terjadi secara perbandingan c to c atau per semester. Pada semester II 2019 ekonomi Sulteng sebesar 4,92 persen. Kontraksi penurunan pada semester I 2020 menjadi sebesar 2,36 persen.

Sementara itu, kata dia, pada TW I 2020, ekonomi Sulteng tercatat minus yakni sebesar -5,34 persen. Meski demikian, pada TW II 2020, ekonomi Sulteng tumbuh melambat menjadi 0,71 persen.

Baca Juga :   Penggabungan akan Menciptakan Bank Syariah Nasional Terbesar

Sektor yang mengalami pertumbuhan, Industri Pengolahan sebesar 18,59 persen. Sektor pertambangan dan penggalian sebesar 10,10 persen. Informasi dan komunikasi sebesar 10,03. 

“Sementara sektor yang mengalami kontraksi ada pada transportasi & pergudangan yakni -28,99 persen, sektor akomodasi dan makan minum -14,80 persen, konstruksi sebesar -3,18 persen. Kemudian sektor sumber pertumbuhan industri pengolahan 2,40 persen (menjadi 18,59), pertambangan dan penggalian 1,58 persen (menjadi 10,10 persen) dan informasi dan komunikasi tumbuh sebesar 0,40 persen menjadi 10.03 persen,” tuturnya, Rabu (5/8/2020). RHT

Komentar

News Feed