oleh

Polda Sulteng Sembelih 202 Hewan Kurban

SULTENG RAYA – Ditengah pandemi Covid-19, umat Islam tidak ingin melewatkan pelaksanaan Salat Idul Adha 1441 Hijriah, secara berjamaah di tempat-tempat ibadah sebagaimana anjuran surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Polda Sulawesi Tengah menyelenggarakan Salat Idul Adha di Masjid Nurul Ikhsan, Jumat (31/7/2020).

Kumala Digifest

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Didik Supranoto kepada media mengatakan, Salat Idul Adha 1441 Hijriah/2020 Masehi di lingkungan Kepolisian mengambil thema “Idul Adha menanamkan nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan pengabdian insan Bhayangkara yang bertaqwa”

 

“Syukur Alhamdullilah selesai pelaksanaan sholat Idul Adha, dilanjutkan penyembelihan hewan kurban yang tahun ini khusus Polda Sulteng terkumpul 35 ekor hewan qurban yaitu sapi sebanyak 23 ekor dan kambing 12 ekor, sementara berdasarkan data yang masuk baik Polda dan Polres jajaran hewan qurban yang disembilah sebanyak 202 ekor terdiri dari 138 ekor sapi dan 64 ekor kambing,” sebut Didik.

Baca Juga :   MUI Sulteng Deklarasikan Konsep Wasathiyatul Islam

Sementara, bertindak sebagai Imam salat Idul Adha di Mapolda Sulteng yakni Ipda Burhanuddin dari satker Direktorat Intelkam Polda Sulteng dan khotib Ustadz Zainal Fadli dari Kantor Kementrian Agama Wilayah Sulteng yang membawakan kutbah dengan judul ibadah haji, kurban dan solidaritas terhadap sesama.

Dalam kutbahnya, khotib menerangkan, dua ibadah yang sangat identik dengan Hari raya Idul Adha adalah ibadah haji dan kurban, kedua ibadah ini mengandung nilai keteguhan dan keimanan dan menjadi bukti pengorbanan yang didasari dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

“Ibadah haji merupakan salah satu dari rukun Islam yang harus dilaksanakan bagi kita umat Islam yang memiliki kemampuan. Mampu melaksanakan rukun Islam yang kelima ini memiliki arti siap untuk mengorbankan harta yang dimiliki sebagai wujud syukur atas segala nikmat harta dan kesehatan yang dikaruniakan Allah SWT untuk mendekatkan diri kepadanya,” terangnya.

Baca Juga :   AJM Pastikan All Ne Aerox 155 Ready Desember

Lanjutnya, kesiapan kita untuk mengorbankan harta menjadi tamu Allah di Baitullah, sekaligus mengajarkan kepada kita untuk menjauhi sifat kikir dan sifat cinta terhadap kekayaan dunia. Pengorbanan kita dalam berhaji juga mengajarkan kepada kita untuk tidak membangga-banggakan kekayaan ataupun kelebihan yang kita miliki karena pada dasarnya semua itu adalah karunia dan anugerah dari Allah SWT.

Dijelaskannya, hikmah lain dari ibadah kurban dapat dilihat dari makna kata kurban itu sendiri. Kurban dalam Bahasa Indonesia berarti dekat. Oleh karena itu, kurban dapat diartikan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya melalui wasilah hewan ternak yang dikurbankan atau disembelih.

Baca Juga :   Askrindo Palu Sebut Jaminan Kredit Tumbuh

Diketahui, tampak hadir dalam deretan sab paling depan pada salat Idul Adha di Mapolda Sulteng diantaranya, Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Drs. Syafril Nursal, Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Nurwindiyanto, Irwasda Kombes Pol. Ai Afriandi dan pejabat utama Polda Sulteng beserta staf dan Bhayangkari. */YAT

Komentar

News Feed