oleh

Richard: Dua Startup di Palu Go Nasional

SULTENG RAYA – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdanganan (Disperindag) Sulteng, Richard Arnaldo mengatakan, ada dua startup Kota Palu hasil binaan pemerintah telah menapakkan kaki di pasar nasional.

“Ada dua, Sahabatcare dan Iflapor sudah ada penggunanya di luar Sulteng. Sahabatcare itu sudah sampai Makassar, bahkan iflapor itu ada dari Bekasi yang memakai jasanya. Artinya, secara teknis sudah go nasional,” kata Richard kepada Sulteng Raya belum lama ini.

Menurutnya, perkembangan kedua Startup tersebut tidak lepas dari bantuan pemerintah baik daerah maupun pemerintah pusat.

“Empat Startup dapat bantuan hibah dari Ristekdikti untuk pengembangan perusahaan startup yang mereka garap. Maksimal 200 juta, pemanfaatan tergantung mereka. Kemudian dua dari itu go nasional,” tuturnya.

Baca Juga :   Peserta dan Pengunjung Wajib Rapid Test

Dirinya berharap, akan ada lagi startup-startup lokal baru yang bisa mengikuti jejak dari kedua pendahulunya sehingga Sulteng bisa menjadi salah satu daerah yang bisa terkategori berdaya saing dibidang pasar jasa berbasis IT.

“Di Palu alhamdulillah cukup berkembang, ada program kami terkait ini yakni inkubasi startup, pembinaan selama enam bulan dan pelatihan untuk mematangkan mereka untuk siap terjun ke pasar sesungguhnya,” katanya.

Sejauh ini, kata Kadis Richard, sebanyak 62 stratup telah menjadi binaan pemerintah daerah dalam hal ini Disperindag Sulteng.

“Kita sebagai fasilitator, sisanya mereka harus bertarung sendiri membesarkan brandnya,” tutupnya. RHT

Komentar

News Feed