oleh

Polda Sulteng Musnahkan Sabu 25 Kg

SULTENG RAYA – Setelah mendapatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Palu, barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 25 Kg dimusnahkan, Kamis (16/7/2020) di Polda Sulteng.

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara sabu dituang dalam tempat yang berisi air mendidih dan ditumpah di parit depan Ditresnarkoba Polda Sulteng.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sulteng, Kombes Pol. Aman Guntoro mengatakan, narkotika jenis sabu yang dimusnahkan sebanyak 25.772,12 gram dari total sabu sebanyak 25.838,29 gram yang dilakukan penyitaan.

“Barang bukti tersebut disita dalam tiga perkara, yaitu perkara hasil tangkapan tanggal 24 Juni 2020 di Jalan Cemara Palu dengan tersangka inisial IR (20) alamat Jalan Sultan Alaudin Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Ulujadi kota Palu dengan barang bukti sabu 50,64 gram. Kedua tangkapan tanggal 24 Juni 2020 di BTN Taman Ria Estate Palu dengan tersangka inisial AR (32) alamat Jalan Cemangi Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga Palu dengan barang bukti sabu seberat 857,26 gram,” sebutnya.

Baca Juga :   Pencuri Barang Elektronik di Palu Ditangkap di Toili

Lanjutnya, yang ketiga tangkapan tanggal 28 Juni 2020 di depan Pos Covid Kelurahan Pantoloan Palu dengan tersangka inisial R (35) alamat Jalan Kimaja Palu dan inisial AM (38) alamat Desa Pomolulu Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupatan Donggala dengan barang bukti sabu 24.930,39 gram.

Sementara, Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Syafril Nursal dalam sambutannya mengatakan, Sulawesi Tengah saat ini masuk empat besar nasional sebagai wilayah pengguna narkoba, kondisi ini sangat memprihatinkan kita semua. “Hari ini (Kamis kemarin) kita saksikan pemusnahan narkotika jenis sabu sebanyak 25.772,12 gram atau 25 Kg lebih hasil tangkapan Polda Sulteng, dengan dimusnahkannya barang bukti sebanyak tersebut berarti Kepolisian setidaknya telah menyelamatkan sebanyak 257.720 orang dari bahaya narkoba di wilayah Sulawesi Tengah,” jelas Syafril.

Baca Juga :   Realisasi Pajak Dikelola BPD Palu Capai 81,77 Persen

Acara pemusnahan itu, dihadiri unsur penegak hukum lainnya seperti BNN Sulteng, Kejakaan Tinggi Sulteng, Pengadilan Tinggi Sulteng, Kejaksaan Negeri Palu, Pengadilan Negeri Palu dan Balai Penelitian Obat dan Makanan (POM) Kota Palu serta pejabat utama Polda Sulteng. YAT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed