oleh

Pilkada Kota Palu Tahun 2020 Tanpa Calon Perseorangan

Pilkada tahun 2020 akan digelar secara serentak di 270 Daerah, 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota pada 9 Desember tahun 2020 yang sebelumnya dijadwalkan akan digelar pada 23 September 2020 namun dikarenakan adanya pandemik Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), KPU melakukan penundaan pada empat tahapan Pilkada berdasarkan Keputusan KPU nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 sebagai upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 tanggal 21 Maret 2020.

Oleh : Munirah, SH*

Setelah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali kota menjadi Undang-Undang tanggal 4 Mei 2020, yang ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 5 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 15 tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 tanggal 12 Juni 2020, tahapan Pemilihan Lanjutan atau Pemilihan serentak Lanjutan pun dimulai pada tanggal 15 Juni 2020.

 

Untuk Kota Palu tahapan diawali dengan Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se kota Palu oleh KPU Kota Palu yang sebelumnya tertunda karena adanya Covid-19, prosesi pelantikan ini dilaksanakan di 4 tempat yang berbeda, sedangkan Bawaslu Kota Palu sendiri sebelumnya pada tanggal 13 Juni 2020 telah melakukan pengaktifan kembali Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) se kota Palu dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) se Kota Palu.

 

Sebelum adanya pandemik Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), pelaksanaan tahapan Pemilihan serentak 2020 mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia nomor 16 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 15 tahun 2019 tentang tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020.

 

Tanggal 19 Februari 2020 sampai dengan 23 Februari 2020 sesuai dengan PKPU Nomor 16 tahun 2019 merupakan jadwal Penyerahan syarat dukungan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati/Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota kepada KPU Kabupaten/Kota.dimana untuk Kota Palu bakal calon kepala daerah yang hendak maju melalui jalur perseorangan harus mendapatkan dukungan dari masyarakat Kota Palu dengan batas syarat minimal 21.396, yakni 10 persen dari jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) terakhir, dimana DPT terakhir pada Pemilu serentak 2019 sebanyak 213.957.

 

Bawaslu Kota Palu melakukan pengawasan secara langsung pada Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Palu di semua tahapan Pilkada termasuk pada tahapan Pencalonan ini. Dimulai pada Tanggal 23 Februari 2020 terdapat dua Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Palu untuk untuk maju di Pilkada Kota Palu tahun 2020 menyerahkan Syarat dukungannya ke KPU Kota Palu, Bakal Pasangan Calon Perseorangan yang Pertama adalah Agussalim, SH berpasangan dengan Jeffry Wagiu dan Bakal Pasangan Calon Perseorang kedua H. Zainuddin Tambuala, LC, MA berpasangan dengan Drs. H. Nursalam, MM.

 

Bapaslon Agussalim, SH dan Jeffry Wagiu menyerahkan syarat dukungan pada tanggal 23 Februari 2020 pada pukul 12:54 wita dengan jumlah 7.852 dukungan, dengan jumlah 7.771 yang lengkap dan 81 dukungan yang tidak lengkap, sehingga selisih dari jumlah syarat dukungan calon sebanyak 13.625 dukungan. Oleh karena itu KPU Kota Palu mengeluarkan Berita Acara pengembalian berkas kepada Bapaslon dan memberikan kesempatan untuk melengkapi syarat dukungannya dengan batas waktu sebelum pukul 00:00 wita .

 

Selanjutnya pada pukul 23:50 Bapaslon Agussalim, SH dan Jeffry Wagiu datang kembali ke Kantor KPU Kota Palu untuk melengkapi syarat dukungan bakal Pasangan calon dengan menyerahkan 8.080 dukungan, lengkap 8.067 dukungan dan 13 dukungan yang tidak lengkap. Dengan demikian total jumlah syarat dukungan yang diserahkan secara keseluruhan sebanyak  15.932 dukungan, 15.837 lengkap dan 94 tidak lengkap. Atas hasil penghitungan tersebut, pasangan Bakal Pasangan Calon Agussalim, SH dan Jeffry Wagiu dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Kota Palu karena jumlah syarat dukungan calon tidak mencuckupi 21.396.

 

Bapaslon kedua yakni pasangan H. Zainuddin Tambuala, LC, MA dengan Drs. H. Nursalam, MM menyerahkan syarat dukungan Bakal Pasangan Calon ke kantor KPU Kota Palu pada tanggal 23 Februari 2020 pukul 23:24 Wita dengan jumlah 22.433 dukungan. Hasil verifikasi KPU Kota Palu menyatakan syarat dukungan yang lengkap berjumlah 21.908 dan yang dinyatakan Tidak Lengkap 525 (tidak lengkap dalam artian tidak ada Foto copy KTP, Identitas atau tanda tangan), sehinga selisih dari jumlah syarat dukungan yang diserahkan Bakal Pasangan calon sebanyak 380 dukungan. Tanggal 19 februari 2020 sampai dengan tanggal 26 Februari 2020 merupakan jadwal pengecekan jumlah dukungan dan sebaran.

 

Tanggal 24 Februari 2020 Liaison Officer (LO) atau tim penghubung dan Tim dari Bapaslon mulai melakukan penyusunan dokumen Formulir Model B.1-KWK Perseorangan berdasarkan urutan dari dokumen formulir Model B.1.1-KWK Perseorangan sampai dengan tanggal 26 Februari 2020 pukul 00:00 Wita, terdapat 33 kelurahan yang telah disusun dan telah dilakukan pengecekan oleh KPU Kota Palu yakni sejumlah 13.362 dukungan, 11.157 Memenuhi Syarat (MS), 2.205 Tidak Memenuhi Syarat, sedangkan 8.166 B.1-KWK belum disusun berdasarkan urutan pada Formulir B.1.1-KWK karena waktu sudah menunjukan pukul 00:00 Wita, Sehingga KPU Kota Palu pun menyatakan bahwa syarat dukungan Bakal Pasangan Calon Hi. Zainuddin Tambuala dan Hi. Nursalam tidak Memenuhi Syarat dukungan dan dokumen dukungan Bapaslon Perseorangan ditolak yang dituangkan dalam Berita Acara KPU Kota Palu.

 

Bakal Pasangan Calon Perseorangan Hi. Zainuddin Tambuala dan Hi. Nursalam mengajukan Permohonan Penyelesaian Sengketa Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palu atas Berita Acara yang dikeluarkan oleh KPU Kota Palu terkait hasil pengecekan Pemenuhan Jumlah Dukungan dan sebaran Dukungan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Palu tahun 2020 tanggal 27 Februari tahun 2020, yang menetapkan status DITOLAK terhadap Bakal Pasangan Calon Perseorangan Hi. Zainuddin Tambuala dan Hi. Nursalam. Permohonan tersebut diajukan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Palu, diterima pada tanggal 28 Februari 2020 dan dicatat dalam buku Register Permohonan Penyelesaian Sengketa Pemilihan pada tanggal 28 Februari 2020 dengan nomor: 001/PS.REG.ONL/72.7271/III/2020.

Dalam hal ini Majelis memutuskan:

 

  1. Mengabulkan Permohonan Pemohon untuk sebagian
  2. Membatalkan BA.1-KWK Perseorangan tentang Berita Acara Hasil Pengecekan Pemenuhan Jumlah Dukungan dan Sebaran Dukungan Dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun 2020 yang tertanggal 27 Februari 2020.
  3. Memerintahkan Termohon untuk melakukan pengecekan kembali secara menyeluruh dan cermat terhadap dokumen dukungan dan sebaran syarat dukungan bakal pasangan calon Perseorangan yang diserahkan oleh Pemohon pada tanggal 23 Februari 2020
  4. Memerintahkan Termohon untuk menerbitkan Berita Acara Hasil Pengecekan Pemenuhan Jumlah Dukungan dan Sebaran Dukungan dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palu tahun 2020 yang menyatakan dokumen dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan diterima sepanjang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
  5. Memerintahkan termohon untuk menindaklanjuti Putusan ini paling lama 3 (tiga) hari kerja sejak putusan dibacakan.

 

Tanggal 19 sampai dengan 20 Maret 2020, Bawaslu Kota Palu kembali melakukan pengawasan tindak lanjut Komisi Pemilihan Umum Kota Palu dalam pengecekan kembali kesesuaian jumlah dukungan dan persebaran terhadap syarat dukungan Bapaslon Hi. Zainuddin Tambuala dan Hi. Nursalam Pasca putusan Bawaslu Kota Palu. Pengecekan dilakukan terhadap jumlah data dukungan yang terdapat dalam SILON berjumlah 21.528 dukungan dilakukan penyesuaian B.1-KWK dengan B.1.1-KWK. Dari hasil pemeriksaan dan penyesuaian yang dilakukan diperoleh jumlah Memenuhi Syarat (MS) 19.571 dan jumlah Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 1.957. Dengan demikian, Syarat dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Hi. Zainuddin Tambuala dan Hi. Nursalam kembali dinyatakan tidak mencukupi jumlah syarat minimal yakni 21.396.

 

Dengan hasil tersebut KPU Kota Palu mengeluarkan Berita Acara BA. 1-KWK yang menyatakan bahwa Bakal Pasangan Calon Perseorangan Tidak Memenuhi Syarat dukungan, dalam artian bahwa Bakal Pasangan Calon Perseorangan Hi. Zainuddin Tambuala dan Hi. Nursalam otomatis sudah tidak bisa lagi melanjutkan ke tahapan berikutnya yakni Verifikasi Administrasi dan kegandaan Dokumen Dukungan serta Verifikasi Faktual di tingkat Desa/Kelurahan.

 

Dengan Tidak Memenuhinya Syarat (TMS)-nya kedua Bakal Pasangan Calon Perseorangan tersebut yakni pasangan Agussalim, SH dan Jeffry Wagiu serta pasangan H. Zainuddin Tambuala, LC, MA dan Drs. H. Nursalam, MM, maka Pilkada Serentak di Kota Palu tahun 2020 dipastikan berlangsung tanpa pasangan calon yang menggunakan jalur Perseorangan atau Independen.

 

*Penulis adalah Anggota Bawaslu Kota Palu/Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga)

 

Komentar

News Feed