oleh

Sempat Hilang, Anggota Mapala Untad Ditemukan Meninggal Dunia

SULTENG RAYA –  Seorang mahasiswa pecinta alam (Mapala) Sagarmatha Universitas Tadulako (Untad) Palu ditemukan tewas setelah terseret arus sungai di Desa Lembah Sumara, Kecamatan Soyojaya, Kabupaten Morowali Utara.

Humas Basarnas Palu, Fatmawaty  mengatakan, jenazah korban bernama Muh Faisal (23) ditemukan Tim Gabungan SAR pada Jumat (10/7/2020) pagi dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Soyojaya.

Jenazah Muh Faisal ditemukan setelah empat hari upaya pencarian. Sebelumnya, Muh Faisal dinyatakan sempat hilang dari gunung Tambusisi, Kabupaten Morowali Utara.

“Setelah dilakukan pencarian, jenazah Muh Faisal baru ditemukan pada Jumat (10/7/2020) pagi, ” jelas Fatmawaty   kepada media ini, Jumat (10/7/2020).

Diketahui, Tim Sar gabungan menemukan jenazah pukul 10. 40 Wita pada titik koordinat 1°42’3. O”S121°18’16.05”E Heading 220.89° dengan jarak 3.92 kilo meter dari lokasi kejadian.

Sebelumnya, korban bersama empat orang anggota Mapala lainnya melakukan pendakian di salah satu gunung di wilayah Morut sejak akhir Juni 2020 lalu hingga 6 Juli 2020. Saat hendak pulang dan menyeberangi sungai, korban mengalami masalah dan terbawa arus sungai. Sementara empat anggota lainnya selamat.

Menurut Fatma, korban terseret arus sungai dikarenakan wilayah tersebut diguyur hujan lebat. Sehingga menyebabkan arus sungai semakin deras. 

“Saat mahasiswa menyeberangi sungai, di wilayah itu sedang diguyur hujan lebat,” jelasnya.

Adapun kronologi pencarian korban, Fatma menjelaskan, tim terbagi dalam empat regu atau SRU. Untuk  SRU 1 melakukan pencarian dengan menyisir  bantaran sungai sejauh 7,1 kilometer dari ditik koordinat 1°38’5.71″S 121°18’3.26″E sampai ke titik koordinat 1°39’57.41″S 121°16’38.61″E.

Kemudian SRU 2 dan SRU 3 melakukan pencarian dengan menyisir berlawanan aliran  sungai sejauh 7.1 kilometer dari titik koordinat 1°39’57.41″S 121°16’38.61″E sampai ke titik koordinat 1°38’5.71″S 121°18’3.26″E.

Sementara, SRU 4 melakukan pencarian dengan menyisir berlawanan aliran Sungai sejauh 11.2 kilometer dari titik koordinat 1°43’24.99″S 121°18’6.08″E sampai titik koordinat 1°39’57.41″S 121°16’38.61″E.  RAF

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed