oleh

DPRD Pertanyakan Urgensi Bupati Parmout Berkantor di Pantai Mosing

SULTENG RAYA – Ada yang menarik pada kegiatan rapat paripurna di ruang aspirasi gedung DPRD Parigi Moutong (Parmout), Kamis (9/7/2020).

Pasalnya rapat paripurna dengan agenda jawaban Bupati atas pertanyaan fraksi-fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2019 tersebut, ada pertanyaan yang disampaikan oleh anggota fraksi, tapi tidak ada dalam jawaban Bupati.

Akhirnya menjelang rapat paripurna akan ditutup, anggota DPRD Parmout, Moh Fadli langsung melakukan interupsi. Fadli mengatakan, bahwa ada pertanyaan fraksi yang belum dijawab oleh Bupati. Pertanyaan itu katanya juga menjadi pertanyaan publik yakni terkait dengan keberadaan Bupati Parmout, Samsurizal Tombolotutu yang hampir setahun terakhir berdomosili dan berkantor di Pantai Mosing Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan.

“Ini pertanyaan publik yang banyak sekali disampaikan kepada saya untuk disampaikan kepada kepala daerah yakni, apa urgensi keberadaan Bupati yang telah berkantor di Pantai Mosing. Karena rakyat bertanya tentang itu, maka kepala daerah berkewajiban untuk menjawabnya melalui wakil-wakil rakyat di ruang paripurna ini,”ujar Fadli.

Baca Juga :   RRI Palu dan Pemda Parmout Kerjasama di Bidang Penyiaran

Dengan keberadaan Bupati di Pantai Mosing lanjut Fadli, maka kegiatan rapat-rapat koordinasi atau konsultasi oleh kepala OPD maupun pejabat eselon dilaksanakan di tempat tersebut.

Pertanyaannya kata Fadli, apakah pembiayaan yang ditimbulkan akibat rapat-rapat atau konsultasi tersebut khususnya biaya perjalanan dari Kota Parigi menuju Pantai Mosing yang jaraknya sekitar 100 kilo meter dibebankan kepada pembiayaan daerah atau menjadi beban pribadi masing-masing kepala OPD.

Karenanya Fadli meminta Wakil Bupati (Wabup) Parmout, Badrun Nggai yang hadir mewakili Bupati pada rapat paripurna tersebut untuk menjawab pertanyaan publik tersebut.

Sementara anggota dewan lainnya, Masrin Moh Said juga menyampaikan hal yang serupa. Menurutnya kegiatan-kegiatan rapat atau kegiatan lain yang dilaksanakan di Pantai Mosing pasti menimbulkan pembiayaan khususnya biaya perjalanan. Namun demikian Masrin tidak mempermasalahkan keberadaan Bupati di Pantai Mosing tersebut sepanjang pelaksanaan kegiatan pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :   RRI Palu dan Pemda Parmout Kerjasama di Bidang Penyiaran

Ketua DPRD Parmout, Sayutin Budiyanto juga menyampaikan pendapatnya. Menurutnya, masyarakat Kabupaten Parmout khususnya masyarakat yang berdomisili di ibukota Parigi merindukan kehadiran Bupati untukk kembali berkantor dan berdomisili di Parigi.

Dicecar dengan pertanyaan dari anggota dewan, Wabup Parmout Badrun Nggai tidak banyak berkomentar. Dia hanya menyatakan akan menyampaikan pertanyaan dari anggota dewan itu kepada Bupati Samsurizal.

“Saya mohon maaf, Insya Allah saya akan ketemu Bupati dan pertanyaan itu nanti akan saya sampaikan. Mohon maaf pertanyaan tadi (kemarin,red) belum bisa saya jawab hari ini (kemarin) karena saya dengan Pak Ardi (Sekkab) akan bertemu dengan Pak Bupati dan akan kami sampaikan pertanyaan dari fraksi ini,”ujar Badrun.

Baca Juga :   RRI Palu dan Pemda Parmout Kerjasama di Bidang Penyiaran

Menindaklanjuti hal itu, Ketua dewan bersama anggota dewan dari parpol pengusung Samsurizal-Badrun pada Pilkada lalu melakukan rapat tertutup bersama Wakil Bupati Parmout untuk membahas persoalan tersebut.

Sayangnya usai rapat,baik Wabup maupun anggota dewan lainnya sepakat tutup mulut alias tidak mau berkomentar. AJI  

Komentar

News Feed