oleh

Kebun Kopi Longsor

SULTENG RAYA – Jalur Palu-Parigi atau yang akrab disebut Jalur Kebun Kopi, kembali tertimbun longsor tepatnya di wilayah Kabupaten Donggala, Selasa (7/7/2020).

Informasi yang dihimpun, longsor tersebut akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kebun Kopi di Desa Tanjung Angin, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala.

Longsor itu, mengakibatkan sebagian badan jalan tertutupi material longsor seperti pasir dan bebatuan sehingga membuat jalur tersebut macet.

Kasat Lantas Polres Donggala, AKP Yuliana Ritha langsung meminta alat berat untuk melakukan pembersihan material tanah pada Rabu (8/7/2020) yang menutupi badan jalan demi kelancaran arus lalu lintas.

“Pada saat pembersihan tanah longsor, akses jalan kami hentikan sementara, dan usai pembersihan, akses jalan kami buka kembali,” ucap Kasat Lantas.

Ia mengimbau, kepada pengendara baik roda dua maupun roda empat agar tetap berhati–hati dalam berkendara. “Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan, dan utamakan keselamatan sebagai kebutuhan,” imbaunya.

Satuan Lalulintas Polres Donggala juga telah memetakan peta kerawanan, baik itu rawan macet, rawan longsor, rawan banjir dan rawan kecelakaan. Dalam pemetaannya, Tanjung Angin adalah salah satu rawan longsor.

Diketahui, beberapa hari terakhir ini Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Donggala masih terus diguyur hujan, oleh karena itu, AKP Yuliana Ritha bersama Kanit Turjawali yang didampingi anggotanya, terus standby di Tanjung Angin untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas yang diakibatkan longsor. TUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed