oleh

Dear Milenial, Yuk! Rencanakan Masa Depan Bersama Muamalat

SULTENG RAYA – Cap kalangan yang suka hura-hura dan menghamburkan uang dari penghasilannya sangat sulit dihilangkan terhadap para kalangan milenial.

Tidak sedikit kasus milenial, menghabiskan penghasilan bulanan merekapada bulan yang sama pula.

Padahal, jika milenial memikirkan masa depan dan sedikit visioner mulai dari belia, maka kans untuk bersenang-senang di masa tua terbuka lebar. Misalnya, mulai dari sekarang, cobalah sisihkan gaji sepersekian persen untuk ditabung.

Menabung mutlak akan dapat terlihat hasilnya, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, daripada tidak sama sekali.

Nah, mengakomodasi hal tersebut, PT Bank Muamalat Indonesia (BMI) punya solusi untuk kalangan milenial yang suda memiliki pemikiran rencana menabung. Bank murni syariah itu, punya cara tersendiri untuk memberikan keleluasaan milenial mendesain menejemen keuangan mereka dimasa mendatang.

Branch Manager BMI Cabang Palu, Bambang Haryo Nugroho, mengatakan, saat ini pihaknya telah memiliki salah satu program yang relevan dengan keinginan menabung kalangan milenial.

Program tebungan tersebut, yakni tabungan IB hijrah rencana. Kalangan milenial dalam produk tabungan itu bisa merencanakan masa depan seperti menikah, sekolah anak, memiliki rumah hingga usaha.

Bambang berpendapat bahwa, tujuan selanjutnya milenial setelah bekerja adalah menikah. Namun, hal itu kadang tidak kunjung terealisasi lantaran milenial tidak matang dalam mengelola keuangan.

Selanjutnya ia mencontohkan untuk budgeting sekolah anak. Jangan kemudian, milenial berpikir hal itu masih terlalu jauh. Jika mau merenung, biaya sekolah itu merupakan salah satu hal yang memiliki urgensi vital dalam rumah tangga.

“Jika dihitung-hitung, seluruh biaya anak untuk sekolah sampai mencapai gelar sarjana adalah Rp45 juta. Jika besaran itu mulai ditabung dari sekarang dan akan digunakan 10 tahun kemudian, milenial hanya perlu menyisihkan Rp375.000 per bulannya atau Rp4,5 juta setahun,” ucapnya.

Jika dari sekarang tidak menabung, kata dia, milenial akan tiba saat tiba akal dalam keberlangsungan sekolah anak, sehingga membuka peluang untuk berhutang kiri dan kanan. Ia berharap, milenial mulai memikirkan hal tersebut dengan merencanakan segalanya di program tabungan IB rencana itu.

“Keunggulan dari program ini yang pertama tidak memiliki biaya administrasi, produk ini memiliki bagi hasil diatas rata-rata tabungan, bahkan nisbah bagi hasil deposito. Selanjutnya, rekening ini tidak dapat dilakukan transaksional, artinya ini benar-benar tabungan. Jadi pure disisihkan oleh milenial dengan harapan merencanakan keuangan dengan baik,” tuturnya.

Nah, milenial. Sedikit membuka khasanah kita kan?, terkait perencanaan keuangan. Dari berita ini, semoga milenial dapat berpikir panjang dan segera membuka tabungan IB hijrah rencana di Bank Muamalat. RHT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed