oleh

Aset Perbankan di Sulteng Meningkat Lima Persen

SULTENG RAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah menyatakan pada masa pendemi di Sulteng, aset perbankan mengalami kontraksi peningkatan sebanyak 5,1 persen.

OJK menyebutkan, per Mei 2020, aset perbankan secara akumulatif sebanyak Rp43,51 miliar dibandingkan tahun dan bulan sama pada 2019.

“Hal ini membuktikan, kinerja perbankan kita di Sulteng membaik, meskipun kita sedang menghadapi pandemi,” kata Kepala OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar dalam sebuah webinar, Rabu (8/7/2020).

Sementara itu, total aset kredit yang sedang bergulir Mei 2020 juga mengalami peningkatan sebanyak 4,51 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Adapun secara nominal, total kredit sebanyak Rp31,086 miliar di seluruh perbankan di Sulteng.

“Hal yang sama juga terjadi ada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan dengan peningkatan sebanyak 16,66 persen dengan nominal Rp25,030 persen,” tutur Gamal.

Gamal berharap, perbankan terus melakukan kerja-kerja positif, apalagi pada segmenntasi kredit untuk percepatan perputaran ekonomi pelaku usaha dan lintas sektor pengakses kredit.

“Hal ini akan membantu daerah dalam proses pemulihan, baik bencana maupun yang sedang kita hadapi saat ini, pandemi corona,” ucapnya. RHT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed