oleh

Pemda di Sulteng Diminta Inisiasi ETP

SULTENG RAYA – Dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Maju 2025 melalui ekosistem digital, seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia, tak terkecuali di Sulteng diminta untuk menginisiasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP).

“Saya harap seluruh pemda dapat menyamakan persepsi dan lalu menginisiasi ETP sebagai titik awal digitalisasi,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia,  Sugeng dalam Webinar Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Menuju New Normal, Rabu (8/7/2020).

Melalui dukungan Pemda, diharapkan kedepan project ETP itu bisa berdampak terhadap kenaikan pendapatan asli daerah (PAD). Seperti dilakukan Pemerintah Darah Yogyakarta, Jawa Barat dan Bali yang mengalami kenaikan PAD sampai 11,1 persen.

Selain itu, kata Sugeng, digitalisasi diyakini  dapat menopang ketahanan ekonomi bangsa dengan terciptanya sumber-sumber ekonomi baru. Dengan begitu, kondisi perekonomian di new normal bisa segera pulih kembali.

“Mari sama-sama membangun Indonesia maju dari daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi I Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir, mengatakan, pandemi Covid-19 ikut andil dalam meningkatkan literasi digital pada semua aspek. Hal itu tampak pada kenaikan trafik internet 15 hingga 20 persen.

“Selama pandemi menjadi gambaran suburnya ekosistem digital. Karena masyarakat dituntut harus melek dengan informasi teknologi,” jelasnya.

Melihat kondisi itu, mau tidak mau pemda harus beradaptasi dan menjadikan digitalisasi sebagai kebutuhan utama di era new normal.  Bahkan untuk mempercepat digitalisasi daerah, kata Iskandar, Pemerintah akan membentuk satgas Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah dari provinsi sampai kabupaten dan kota pada 2021 mendatang.

“Perkembangan digital tidak akan semaju sekarang tanpa adanya covid-19,” ujarnya.

Webinar itu juga diikuti Asisten Administrasi Umum, Hukum dan Organisasi Sekretariat Daerah Sulteng, Mulyono dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulteng,  Abdul Wahab Harmain. RAF

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed