oleh

Hidayat – Bartho Yakin Dapatkan Dukungan PDIP

SULTENG RAYA – Bakal Pasangan Calon Gubenur  dan Wakil Gubernur Sulteng, Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala menegaskan, hingga saat ini tetap solid untuk maju pada Pilkada tahun 2020 ini.

Pasangan birokrat ini mengklaim sudah mengatongi rekomendasi dari Partai Gerindra yang memiliki enam kursi di DPRD Sulteng. Tentu saja, dukungan Gerindra itu belum bisa mengantarkan pasangan Hidayat – Bartho untuk mendaftar di KPU, karena setidaknya setiap pasangan calon harus memiliki 20 persen perolehan kursi di parlemen atau minimal 9 kursi dari 45 anggota DPRD Sulteng

Untuk mencukupkan dukungan itu, Hidayat – Bartho mengincar dukungan PDI Perjuangan yang juga memiliki enam kursi di DPRD Sulteng.

Hal ini diungkapkan oleh Irwan B Lapa, salah satu relawan tim pemenangan Hidayat – Bartho yang ditemui media ini, Senin (6/7/2020) malam.

“Kita yakin 99 persen mendapatkan dukungan PDIP,”ujar Irwan B Lapa.

Direktur Eksekutif Cenderawasih Supporting House  ini mengungkapkan keyakinannya, karena Hidayat Lamakarate sudah melalui seluruh  tahapan yang dipersyaratkan oleh PDI Perjuangan,  mulai dari mendaftarkan diri di DPW PDIP Sulteng, mengikuti wawancara, memaparkan visi dan misi, serta melakukan survey melalui lembaga survey yang direkomendasi oleh DPP PDI Perjuangan. Sementara di tingkat pusat, semua langkah-langkah sudah ditempuh dan proses politik dijalani.

 “Hanya saja, kita menghindari politik grasa-grusu. Kita menghidari klaim-klaim sebelum ada rekomendasi dari DPP,”ujarnya.

Pertimbangan lain, menurut Irwan  yaitu komposisi koalisi nasional antara PDI Perjuangan dan Gerindra yang saat ini sedang akrab.

Irwan mengatakan, pasangan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala cukup mengincar dua partai politik. Menurutnya, dengan dukungan Gerindra dan PDIP saja sudah cukup 12 kursi.

“Artinya, dua partai ini sudah cukup. Kita siap bertarung dengan fair,”katanya.

Sementara itu, menanggapi klaim pasangan calon lain yang juga mengaku mendapatkan dukungan PDIP, Irwan mengatakan bahwa hal itu sah-sah saja. Semua bisa bebas mengklaim, tetapi di dalam politik tidak bisa dibangun berdasarkan asumsi-asumsi belaka.

“Kita menghindari klaim-klaim partai sebelum ada rekomendasi dari DPP,”katanya.

Dia juga menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada bongkar pasang  untuk kandidat Hidayat – Bartho seperti banyak rumor yang beredar di masyarakat.

“Kita tetap solid,  Pak Hidayat tetap maju sebagai gubernur,”tegasnya. WAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed