oleh

Pansus Pengawasan Padagimo Kunjungi Korban Bencana

SULTENG RAYA – Komitmen Pansus Pengawasan Bencana Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong (Padagimo) DPRD Provinsi Sulteng  untuk mempercepat  penyelesaian  hak – hak korban bencana alam  pada medio akhir tahun 2019 lalu, benar  benar dibuktikan dengan turun langsung di lapangan dan melakukan dialog  dengan  warga, Sabtu (4/7/2020).

Peninjauan dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Pengawasan Bencana Padagimo, Budi Luhur Larengi, Wakil Ketua Elisa Bunga Allo, Sekretaris Pansus Wiwik Jumatul Rofi’ah, serta anggotanya masing-masing  Ambo Dalle,  Yahdi Basma,   Enos Pasaua, Dr Alimuddin Paada, Sonny Tandra,  dan Hidayat Pakamundi.

Kumala Digifest

Peninjauan dimulai dari Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan, di lokasi ini rombongan sempat melakukan dialog dengan warga dan pihak kelurahan. Dari dialog ini ternyata nasib korban bencana alam di kelurahan ini  hampir 2 tahun lamanya masih juga belum menentu.

Baca Juga :   BBTNLL Lakukan Pemulihan Ekosistem dengan Mekanisme Alam

Carut marutnya penyelesaian hak- hak korban yang mencapai 1. 973 kepala keluarga belum juga usai, mereka  sedang  berjuang untuk direlokasi tidak jauh dari kawasan tempat tinggal mereka dan masih di lokasi Petobo.

Lahan seluas  sekitar 800 hektar hasil pemberian Pemkab Sigi ke Pemkot Palu ternyata bermasalah dan menyisakan derita yang seakan tiada henti.

Sayangnya Pemkot Palu seakan tak begitu peduli membuat para korban ini tinggal menaruh harapan pada wakilnya yang ada di DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Seusai bertatap muka dan dialog dengan warga,  rombongan melanjutkan perjalanan ke lokasi Huntap di  Desa Pombewe Kecamatan Biromaru  yang jumlahnya sekitar 927 unit dan hampir rampung penyelesaiannya.

Baca Juga :   Honda Sulteng Edukasi Safety Riding ‘Pahlawan Itu Selalu #Cari_Aman’

Kunjungan Pansus sebelum ke titik terakhir di Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga, rombongan menyempatkan diri meninjau lokasi banjir dan longsor  yang menerjang bantaran sungai di Desa Sibalaya Barat, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi. Di lokasi ini, rombongan mendapat penjelasan dari Bupati Sigi Irwan Lapata dan meminta DPRD Provinsi untuk memperhatikannya.

TIdak sampai disitu, rombongan kemudian melanjutkan peninjauan Huntap di Kelurahan Duyu  yang jumlahnya tidak kurang dari 210 unit dan juga penyelesaiannya hampir rampung.

Lalu setelah melihat kondisi di lapangan, Ketua Pansus Budi Larengi mengatakan, pihaknya akan melanjutkan kunjungan ke Donggala dan Parigi sehingga pihaknya memiliki data secara menyeluruh untuk mengambil sikap untuk sama sama berjuang bagi korban  bencana 28 September 2018.

Baca Juga :   Kodim 1306/Donggala Pelayanan KB Kesehatan di Palu Utara

”Kasian  mereka ini sudah kehilangan jiwa keluarganya, harta benda, jangan sampai mereka kehilangan harapan dan ketenangan  lagi,”  kata Budi Luhur yang dalam kunjungan Pansus ini juga didampingi oleh pihak Sekretariat DPRD Provinsi Sulteng.

Yang jelas kata Budi, negara harus mengambil alih dan turun tangan dalam menyelesaikan masalah ini dan tak boleh membiarkannya. */WAN

Komentar

News Feed