oleh

Pasien Positif Meninggal Dunia Menjadi 6 Orang

SULTENG RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah melalui Pusat Data dan Informasi  (Pusdatina) Covid-19 Sulteng mengumumkan jumlah pasien positif meninggal dunia bertambah menjadi 6 orang.

Berdasarkan data Pusdatina per Sabtu (4/7/2020), terdapat 1 pasien positif meninggal dunia berasal dari Kabupaten Morowali.

Juru Bicara Pusdatina Covid-19 Sulteng, Haris Kariming, menjelaskan, pasien tersebut meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Dengan tambahan itu, maka jumlah pasien positif meninggal dunia di daerah tersebut menjadi 2 orang.

“Hari ini ada 1 pasien positif meninggal dunia berasal dari Kabupaten Morowali,” jelas Haris, Sabtu (4/7/2020). 

Sementara itu, Juru Bicara Teknis Bidang Kesehatan Covid-19 Sulteng, dr Jumriani, mengungkapkan, pasien meninggal dunia tersebut merupakan seorang perempuan dan berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali.

“Berdasarkan hasil Investigasi, pasien meninggal dunia seorang perempuan berumur 56 Tahun. Tinggal di Desa Bahomante, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali,” jelasnya.

Diketahui, pasien meninggal dunia itu memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Aceh mengikuti acara keluarga.  Pasien berangkat pada 10 Juni 2020 dan tiba di Morowali pada 17 Juni 2020. 

Beberapa hari terakhir setelah tiba, kata dr Jumriani,  pasien mengalami gangguan kesehatan.  Namun, tidak menunjukkan gejala Covid-19. Sehingga pasien hanya menjalani perawatan di kediamannya dan tidak bersedian dirawat di rumah sakit.

“Tapi pada 2 Juli 2020 kondisinya mulai memburuk. Sehingga dirujuk Ke Rumah Sakit Umum Daerah Morowali.  Tapi belum sempat dirujuk, pasien meninggal dunia tepat pukul 21.45 Wita,” jelasnya.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, dilakukan uji swab pada 3 Juli 2020 sekira pukul 01.00 Wita dan sampel dibawa ke Kota Palu pada pukul 03.00 Wita untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Sulteng.  Setelah dilakukan pemeriksaan, kata dr Jumriani, pasien dinyatakan positif Covid-19.

“Konfirmasi hasil pemeriksaan swab diperoleh pada pukul 16.00 Wita via telephone dan WhatsApp. Hasilnya dinyatakan positif. Olehnya itu, proses pemakaman Jenazah dilalsanakan dengan standar Covid-19 oleh Gugus Tugas Covid-19 Morowali,” jelasnya. RAF

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed