oleh

SMPN 9 Palu Ragukan Kesiapan Peserta Didik Patuhi Protokol Kesehatan

SULTENG RAYA- Kepala SMPN 9 Palu, Hilmi meragukan kesiapan peserta didiknya jika nanti diterapkannya normal baru dan sekolah kembali aktif sebagaimana sebelumnya dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“New normal ini pemahaman kita belum seragam, namun jika penerapan new normal sekolah dibuka kembali, kita siap untuk melaksanakannya. misalnya memetahkan anak, menyiapkan semua protokol kesehatan yang ada, namun yang kita belum yakini adalah perilaku anak, apakah mereka bisa mematuhi protokol kesehatan yang ada, saya tidak yakni,” kata kepsek kepada Sulteng Raya saat dihubungi melalui gawai Jumat (3/7/2020).

“Kemarin saja anak kelas Sembilan sudah kita imbau untuk jaga jarak cuci tangan pakai masker dan lain sebagainya, namun tetap saja imbauan itu tidak diindahkan padahal itu kelas tingkat atas, apalagi peserta didik yang tingkat bawa, para guru tidak mungkin dapat mengontrol satu persatu peserta didik yang begitu banyaknya yang ada nantinya tidak akan terlaksanan KBM,” katanya menambahkan.

Sejalan dengan itu, kata dia demi mengutamakan keselamatan para peserta didik, dirinya sangat mendukung skenario pemerintah yang ingin memulai tahun ajaran baru pada Januari mendatang, untuk menghindari terjadinya klaster-klaster baru terpaparnya covid.

“Saya lebih setuju dengan skenario pemerintah, yang mencanangkan sampai akhir desember, dari pada nanti sekolah yang memulai kasus munculnya klaster-klaster baru. Keselamatan anak bangsa lebih penting, karena kita juga masih bisa belajar dari rumah meskipun terbatas,” ucapnya.JAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed