oleh

Jujur dan Disiplin, Dua Karakter Kunci Kesuksesan

SULTENG RAYA-Mahasiswa pandai dalam akademik saja dianggap masih ada kekurangan jika mereka tidak mempunyai karakter yang baik pada masyarakat sekitarnya. Begitujuga kampus yang bagus tidak menjamin kesuksesan seseorang di masa depan.

Karena yang dapat menjamin kesuksesan seseorang dimasa depan itu adalah kejujuran dan disiplinan. Dua karakter penting itulah kata Rektor Unismuh Palu Dr. Rajindra, SE., MM yang patut dimiliki setiap mahasiswa.

Kedua karakter itu dinilainya menjadi penentu kesuksesan seseorang. Layaknya apa yang dikatakan penulis asal Amerika Serikat, Thomas J Stanley, dalam bukunya The Millionaire Mind

Sikap jujur katanya menjadi norma yang harus dipegang teguh oleh tiap individu. Kejujuran adalah akar kepercayaan. Begitu mahal harganya. Rentan membuat seseorang terjatuh. Semakin dipercaya akan sebuah tanggung jawab, semakin banyak hak (imbalan) yang bisa peroleh.

Di dunia kerja, ataupun dalam bisnis, semakin dipercaya oleh atasan atau klien, maka peluang untuk meniti karir atau mengembangkan bisnis akan terbuka lebar, dan kesuksesan akan menghampiri.

Sebagai contoh nyata yang kerap disaksikan di media-media, baik cetak maupun elektronik, yakni banyaknya pejabat daerah dan pusat yang menjadi pesien (ditangkap) oleh aparat penegak hukum baik kepolisian, maupun KPK akibat ketidak jujurannya.

Jika berpicara kepandaian, rata-rata mereka adalah orang-orang pintar, sederet gelar title baik berada di depan maupun dibelakang nama mereka, namun akibat ketidak jujurannya, mengakibatkan mereka berurusan dengan hukum.

Sementara disiplin katanya, erat kaitannya dengan manajemen waktu dan konsistensi terhadap langkah-langkah mencapai tujuan atau visi ke depan. Ada banyak godaan saat orang  akan melangkah. Terkadang lingkungan sekitar menjadi sumber yang mengalihkan fokus terhadap langkah mewujudkan visi. Dengan menanamkan sikap disiplin, setiap langkah orang akan fokus mencapai target. Perlahan dan pasti target yang selalu ditetapkan akan mengantarkan pada pencapaian sukses yang ingin diraih.

Dua hal tersebut kata rektor, lebih banyak ditemukan di kegiatan ektra atau organisasi ekstra, jika didalam kampus sering disebut Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Itulah pentingnya mahasiswa ikut bergabung di dalam UKM menemukan sesuatu yang mereka tidak temukan dibangku kuliah.

Tidak heran kata rektor, jika banyak orang besar di Indonesia bahkan di dunia ini berangkat dari organisasi yang ada di dalam kampus. Belajar banyak tentang kedisiplinan dan kejujuran, bahkan mereka belajar menjadi pemimpin di organisasi itu.

Sebenarnya kata rektor, usaha pemerintah untuk itu sudah cukup banyak, bahkan diwujudkan dalam bentuk Perpres. Seperti Perpres No 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Permendikbud No 63 Tahun 2014 tentang Kepramukaan dan keduanya dapat disinergikan.

“Dalam agama pun, sering kali kita mendengar para ustadz mengingatkan kita untuk jujur dan disiplin, karena memang dua hal ini penting untuk kita perhatikan dan jalankan dalam kehidupan sehari-hari, dan untuk mahasiswa perlu memperhatikan ini sedini mungkin, sebelum keluar kembali ke masyarakat,”ENG

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed