oleh

Maestro ‘Dadendate’ Sulteng Dirawat di RSU Anutapura

SULTENG RAYA – Seorang maestro kesenian ‘Dadendate’ Sulawesi Tengah, Lagompuyu Yentempole, kini sedang terbaring di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu sejak ahad (28/6/2020).

Menadapat kabar seniman tradisional  asal Dusun Taripa, Desa Toaya, Kabupaten Donggala itu dirawat di RSU Anutapura Palu, Pelaksana Tugas (Plt) RSU Anutapura Palu, drg Herry Mulyadi menyambangi sang maestro, Senin (29/6/2020). Menurutnya, informasi pertama kali dikabarkan oleh Wali Kota Palu, Hidayat.

Kumala Digifest

“Kemarin bapak Wali Kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si khusus menelpon saya bahwa ada orang tua’ta kita seorang maestro seniman Kaili yang lagi sakit. Mohon kiranya diperhatikan dan segera dirawat, IsnyaAllah sampai sembuh,” ungkap Herry.

Wali Kota Hidayat berpesan, kata drg Herry, segala sesuatunya berkaitan dengan rumah sakit, baik berobat dan lainnya bakal ditanggung Wali Kota Hidayat.

Baca Juga :   Askrindo Palu Sebut Jaminan Kredit Tumbuh

“Jadi tidak perlu lagi khawatir. Pokoknya dari beliau (Wali Kota Hidayat, red) sudah meminta kepada kami untuk merawat sang maestro. InsyaAllah mudah-mudahan segera sembuh dan dimudahkan oleh Allah,” katanya.

Diketahui, Lagompuyu Yentempole pernah dibawa keluar daerah bersama Wali Kota Hidayat untuk menampilkan kesenian tradisional budaya Tana Kaili Dadendate di ajang nasional.

Dikutip dari situs https://kebudayaan.kemdikbud.go.id, bukan perkara gampang untuk bisa menguasai kesenian dadendate yang merupakan seni bertutur khas masyarakar etnis Kaili di Sulawesi Tengah.

Selain harus mampu mengungkapkan suatu masalah atau satu peristiwa lewat syair yang baik dan bersifat spontan, juga butuh bakat berimprovisasi yang mumpuni.

Pilihan kata pun tak boleh sembarangan, akan tetapi mesti menggunakan kata-kata dalam bahasa Kaili yang sarat nilai sastranya yang indah memesona.

Baca Juga :   KORMI Palu Gandeng Persekot Gelar Senam Massal Rutin

Semoga sang Maestro segera sembuh. Amin. HGA

Komentar

News Feed