oleh

BLT di Desa Bukit Indah Diduga Tidak Tepat Sasaran

SULTENG RAYA – Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Bukit Indah, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala diduga penyalurannya tidak tepat sasaran.

Hal itu membuat sejumlah warga setempat kesal karena tidak menerima bantuan dampak Covid-19 itu.

“Ada empat orang terima BLT juga terima Bansos, jadi terima dua kali. Yang salah yang data di desa,” kata Burawi, warga Desa Bukit Indah yang tidak menerima bantuan meski telah didata, Ahad (28/6/2020).

Burawi juga menyayangkan, kinerja pihak desa yang dinilai tidak berpihak ke warga yang benar-benar membutuhkan, sementara yang dapat BLT juga menerima bantuan sosial (Bansos).

“Ada empat orang yang dapat BLT juga dapat Bansos, satu namanya Sursih dia terima dua kali,” ujar Burawi.

Ditemui Sulteng Raya, Sursih mengakui menerima BLT dan Bansos. “Orang empat yang terima (dua kali) khsusus di sini dikumpulkan dana di rumah pak RT,” ujar Sursih.

Kemudian dana tersebut ternyata diambil alih pembagiannya oleh Sekdes Bukit Indah atas nama Dona, dengan alasan akan dibagikan lagi.

Berdasarkan aturan yang sudah menerima bantuan sebelumnya, tidak boleh menerima kembali, tapi hal tersebut terjadi di Desa Bukit Indah bahkan informasi masih banyak desa lain di Rio Pakava yang juga mengalami hal yang sama.

Sementara, Pj Kepala Desa (Kades) Bukit Indah, Dulman mengaku, dirinya tidak mengetahui soal masalah tersebut, bahkan dia mengaku dimarah-marah dengan sekretaris desa (Sekdes) jika tidak sejalan dengannya.

“Saya tidak ikut campur soal itu, yang tahu pak Sekdes semua, saya hanya terima berkas saya tandatangani,”ujar Pj Kades.

Sekdes yang ingin ditemui Sulteng Raya, tidak berada di kantornya, sehingga tidak dapat dikonfirmasi.

Camat Rio Pakava, Thamrin yang ditemui di kantornya menegaskan, akan memanggil Sekdes dan Kades atas ketidakjelasan soal pembagian bantuan di Desa Bukit Indah.

“Saya akan panggil Sekdes dan Kadesnya, sayapun baru dengar kalau ada masalah seperti ini,” tegas Camat. 

Diketahui, warga desa menerima BLT senilai Rp600 per bulan selama tiga bulan, sedangkan Bansos dengan nilai yang sama Rp600 juga diterima selama tiga bulan. TUR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed