oleh

Panitia Minta Peserta Ujian Cek Kembali Akun

SULTENG RAYA-Pelaksaaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020, mengalami perubahan jadwal, panitia berharap agar seluruh peserta calon mahasiswa baru yang sudah mendaftar agar segera  mengecek kembali akun masing-masing termasuk mencetak kembali kartu ujian.

Perubahan jadwal tersebut dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyesuaikan dengan kondisi protokol kesehatan Covid-19, pelaksaan hari pertama tetap dilaksanakan tanggal 5 Juli, yang mengalami perubahan adalah sesi pelaksanaan.

Humas LTMPT Untad Palu, Yuldam Mudin, S.Si., M.Si menguraikan, perubahan tersebut sesuai hasil siaran pers oleh Kemendikbud  tanggal 24 Juni 2020,  dimana tes UTBK yang tadinya perharinya empat sesi kini diubah menjadi dua sesi, begitujuga waktu pelaksanaanya sesi pertama pukul 09:00-11:15 waktu setempat, dan sesi kedua 14:00-16:15 waktu setempat.

Perubahan tersebut bertujuan untuk memberikan ruang agar antara sesi satu dan sesi kedua tiap harinya ada jeda waktu 2 jam 45 menit digunakan untuk protocol kesehatan covid-19 di ruang masing-masing.

“Perubahan ini tentunya untuk memberikan pertimbangan kesehatan yang pada awalnya empat sesi itu, selisih antara sesi satu dengan sesi lainnya hanya 30 menit, sekarang berubah 2 jam 45 menit. Dengan demikian, dipastikan UTBK Untad mampu melaksanakan protocol Covid-19 dari sesi satu dengan sesi lainnya dengan alat pembersih sesuai protocol Covid-19,”jelas Yuldam, Senin (29/6/2020).

Dengan adanya perubahan tersebut, dari empat sesi jadi dua sesi, mengakibatkan jumlah harinya semakin bertambah, jumlah hari sebelumnya untuk Universitas Tadulako hanya tiga hari, karena jumlah sesi perharinya empat kali. Namun saat ini karena hanya dua sesi maka akan berjalan selama tujuh hari, karena jumlah sesi tetap 14 sesi.

Peserta yang tercatat yang akan mengikuti ujian ini 6.374 orang dan akan disebar di empat lokasi ujian yakni Untad, SMKN 1 Palu, SMKN 2 Palu, dan SMKN 3 Palu. “35 persen diantaranya itu adalah saudara kita yang masuk kategori prasejahtera dan akan mengantongi KIP Kuliah,”tambah Yulkam. ENG

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed