oleh

Sekkot Palu: Silpa APBD 2019 Rp1,033 Trilun

SULTENG RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu menggelar Rapat Paripurna penjelasan Wali Kota Palu mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019, di ruang sidang utama DPRD Kota Palu, Senin (29/6/2020).

Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri L Sawayah, mengatakan, realisasi APBD tahun anggaran 2019 terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) sebesar RP1 triliun lebih.

“Hasil realisasi pendapatan belanja daerah dan pembiayaan terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau Silpa sebesar Rp1,033 triliun lebih,” kata Asri L Sawayah.

Silpa tersebut, kata dia, bersumber dari anggaran yang diperuntukkan tidak bisa digunakan untuk pembiayaan kegiatan lain, yakni dana sertifikasi guru, tambahan penghasilan guru, Bantuan Operasional Kesehatan Pendidikan Anak Usia Dini (BOK PAUD), Bantuan Operasional (BO) Kesehatan, BO KB, BO Administrasi Kependudukan.  

“Kemudian, CHT rokok dana BOS pusat, kas BLUD, kas Kapitasi dan fisik serta bantuan hibah dana stimulan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak akibat bencana alam Kota Palu,” jelas Asri.

Selain itu, dalam Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019, Asri merinci realisasi pendapatan sebesar Rp2,176 triliun lebih, realisasi anggaran belanja daerah sebesar Rp1,338 triliun lebih. Sementara, realisasi penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp196 miliar lebih.

“Sedangkan realisasi pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp322,5 juta,” jelasnya. NDY

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed