oleh

Dalam 50 Menit, Hasil Tes Covid-19 Sudah Diketahui

SULTENG RAYA – Laboratorium khusus mendeteksi Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu mulai dioperasikan.

Laboratorium tersebut menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) yang telah di-upgrade untuk tes Covid-19 dengan cartridge bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) RSUD Anutapura Palu, Lia, mengatakan, pendeteksi Covid-19 menggunakan TCM tidak jauh berbeda dengan Polymerase Chain Reaction (PCR). Kelebihan menggunakan TCM, hasil tes uji spesimen Covid-19 sudah bisa diketahui hanya dalam waktu 50 menit.

“Hanya saja, TCM waktunya lebih cepat dibanding PCR. Dalam waktu 50 menit, TCM sudah mengeluarkan hasilnya,” kata Lia, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, saat ini Anutapura memiliki 60 catridge dari Kemenkes RI untuk menguji 60 spesimen, setiap hari dilaporkan ke pusat penggunaannya.

“Jika masih ada persediaan catridge dari Kemenkes RI, maka pihak Kemenkes akan mengirim lagi nantinya,” ucapnya.

Kini, selain bisa uji pemeriksaan pasien terkonfirmasi positif, pihaknya juga sudah bisa melakukan uji terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun untuk menguji kembali pasien positif.

Sementara itu, Plt Direktur RSU Anutapura, drg Herry Mulyadi, mengatakan, dengan adanya laboratorium khusus pendeteksi Covid-19 itu, dapat mengurangi beban laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tengah.

“Ini berkat bantuan dan dukungan penuh dari Wali Kota Palu, bapak Hidayat, yang telah merenovasi laboratorium kami (RSU Anutapura Palu) serta memenuhi alat-alat pendukungnya,” kata drg Herry.

Keberadaan alat TCM tersebut juga menjadikan RSU Anutapura Palu lebih unggul dari pada rumah sakit lainnya di Sulteng.

“RSU Anutapura sudah lebih unggul dari rumah sakit lainnya di Sulteng. Karena sudah memiliki sendiri alat pendeteksi Covid-19, sehingga tidak harus mengirim lagi ke Labkes Sulteng,” tuturnya.

TANPA KASUS POSITIF BARU

Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) Covid-19 Sulteng, Senin kemarin, tidak ada kasus baru di Sulteng. Total kasus pasien positif di Sulteng sebanyak 186 kasus, terdiri dari 153 pasien positif dinyatakan sembuh oleh tim medis, lima meninggal dunia dan 28 masih dirawat.

Adapun sebaran pasien yang masin dirawat diantaranya, Kabupaten Banggai 10 orang, Buol dan Donggala masing-masing dua orang, Tolitoli enam orang, Kota Palu empat orang serta masing-masing satu di Kabupaten Parigi Moutong, Morowali, Poso dan Banggai Laut. HGA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed