oleh

Lewat HANI , Sulteng Bisa ‘Bersinar’

SULTENG RAYA – Hari ini, tepatnya Jumat 26 Juni 2020 seluruh dunia merayakan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI). Sebuah momentum yang tepat untuk dunia mengkampanyekan penolakan keras penyalahgunaan narkoba.

Perwujudan perlawanan penyalahgunaan narkoba di Indonesia sendiri diinisiasi oleh lembaga kredibel yang ditugaskan oleh negara yakni Badan Narkotika Nasional (BNN) yang tersebar di 34 Provinsi di nusantara tercinta.

Kumala Digifest

BNN sendiri memiliki nawaitu untuk mewujudkan pembebasan narkotika di Indonesia yakni dengan tagline #bersinar yang artinya bersih dari narkoba melalui sejumlah program dalam tajuk Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Sebuah program tersistematis dan terintegrasi yang setiap hari kita sering dengar di televisi, radio, media cetak, media online dan media massa lainnya.

Baca Juga :   Yuk! Kelola Baik Keuangan Dari Sekarang

Kepala BNNP Sulteng, Brigjen. Pol Drs, Sugeng Suprijanto, SH pada momentum HANI kali ini mengajak seluruh elemen menggalakkan kampanye bersinar. Menurutnya, momentum HANI sebagai tonggak keseriusan kita selaku warga masyarakat Sulawesi Tengah mewujudkan Sulawesi Tengah ‘Bersinar’.

“Saya  mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Tengah untuk bersama-sama, bahu membahu dalam rangka memberantas penyalahgunaan narkotika yang saat ini menjadi ‘toxic dalam berbagai lini kehidupan,” kata orang nomor satu di BNNP Sulteng itu.

Sebagai bahan evaluasi daerah, hasil survey 2019 yang dilakukan oleh BNN RI bersama Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya-LIPI, Sulteng dinyatakan sebagai Provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi ke empat di Indonesia.

Baca Juga :   Disperdagin Palu Dorong IKM Lebih Kreatif dan Inovatif

“Hal ini tentunya menjadi perhatian kita bersama untuk mengatakan stop untuk narkoba. Pekerjaan rumah kita bersama mulai dari kami, pemerintah, masyarakat dan stakeholder lainnya yang harus ikut membantu kami memerangi ini. Kami tidak akan pernah bisa memberantas, jika tanpa bekerja sama,” tuturnya.

“Dari data tersebut sungguh kenyataan yang menyesakkan dada, maka dari itu, merdekakan diri dari narkotika, stop narkoba mulai dari diri sendiri dan keluarga. Hidup 100% di Era New Normal, Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba.  Ayo Wujudkan Sulawesi Tengah Bersinar,” ujarnya menambahkan. RHT

Komentar

News Feed