oleh

Pemerintah Subsidi Iuran Peserta BPJS Kelas III

-Kota Palu-dibaca 558 kali

SULTENG RAYA – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, Wahida mengumumkan, pada 1 Juli 2020 pemerintah akan memberikan subsidi iuran kelas III mandiri sebesar Rp16.500 per orang setiap bulan, sehingga iuran kelas III mandiri cukup membayar Rp25.500 per orang setiap bulan.

Subsudi iuran itu, berdasarkan Perpres No.64/2020.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, Wahida pada Kamis (25/6/2020) menerangkan, untuk itu, negara akan selalu hadir dalam memastikan jaminan kesehatan untuk masyarakat dan hadirnya Perpres ini sebagai upaya membangun ekosistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sehat dan berkesinambungan.

Lanjut ia menguraikan, sebagaimana yang tertuang dalam Perpres 64/2020 tersebut, per 1 Juli 2020 berlaku penyesuaian iuran peserta JKN-KIS, untuk kelas I sebesar Rp150.000, kelas II sebesar Rp100.000 dan kelas III sebesar Rp42.000.

Baca Juga :   LIBAS 47 KM DALAM WAKTU EMPAT JAM, Bripda Khairunnisa Peringkat Tiga Gegana Virtual Run 2021

“Selama tahun 2020, peserta mandiri atau PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) dan BP (Bukan Pekerja) mandiri kelas III tetap disubsidi pemerintah sebesar Rp16.500 per orang dan perbulan, sehingga peserta hanya membayar Rp25.500 per orang setiap bulan, dan untuk tahun 2021 dan tahun berikutnya peserta PBPU dan BP/mandiri kelas III masih disubsidi pemeritah sebesar Rp7.000 per orang setiap bulan, sehingga peserta hanya membayar sebesar Rp35.000 per orang setiap bulan,” jelas Wahida.

Lanjut Wahida, sebagai dukungan dalam masa tanggap pandemi Covid-19 pada tahun 2020 peserta JKN-KIS yang menunggak dapat mengaktifkan kepesertaan kembali dengan hanya melunasi tunggakan iuran selama paling banyak enam bulan dan sisa tunggakan apabila masih ada, akan diberi kelonggaran pelunasan sampai dengan Desember 2021.

Baca Juga :   Kakankemenag Ingatkan KUA Tiga Pedoman Pengelolaan BOP

“Agar status kesepertaannya tetap aktif, peserta harus tetap membayar iuran setiap bulannya dan membayar cicilan tunggakan yang sudah diberikan oleh BPJS Kesehatan. Sejak 2014 hingga 2019, persentasi peserta yang memanfaatkan fasilitas jaminan kesehatan meningkat tiga kali lipat dari sebelumnya, ini berarti semakin banyak masyarakat yang sudah merasakan manfaat layanan kesehatan melalui jaminan kesehatan nasional (JKN-KIS). Meski demikian, tunggakan peserta mandiri per Mei 2020 untuk area yang dikelola oleh BPJS cabang Palu yakni sebesar Rp94,2 Miliar dari 154.000 peserta,” jelasnya. */HJ

Komentar

News Feed