oleh

Parmout Ketambahan Dua Pasien Positif Covid-19

SULTENG RAYA – Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) ketambahan dua pasien positif Corona (Covid-19), Senin (22/6/2020). Kedua pasien yang positif Covid-19 tersebut adalah warga Desa Tolai Kecamatan Torue, laki-laki berinisial KAS (22 tahun) dan laki-laki berinisial IMS (48 tahun) warga Desa Balinggi Kecamatan Balinggi.

Menurut juru bicara gugus tugas Covid-19 Kabupaten Parmout, Irwan, SKM, MKes, KAS dinyatakan positif setelah melakukan tes swab mandiri di Prodia Palu tanggal 17 Juni 2020 lalu dalam rangka melakukan perjalanan ke Provinsi Bali. Proses tes swab dikirim ke laboratorium di Jakarta dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19. KAS hendak melakukan perjalanan ke Bali karena yang bersangkutan bekerja sebagai salah satu karyawan restoran cepat saji di provinsi tersebut. 

“Hasil tes swab dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan dari laboratorium di Jakarta.  Saat ini KAS sudah melakukan isolasi mandiri di kediamannya dan kondisinya dalam keadaan sehat. Namun untuk menghindari penyebaran virus dari yang bersangkutan, maka kita akan jemput pasien tersebut untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,”ujar Irwan pada jumpa pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Parmout, Senin malam (22/6/2020).

Selain itu kata Irwan, juga akan dilakukan rapid tes/swab bagi keluarga ataupun kerabat pasien yang melakukan kontak langsung dengan yang bersangkutan.

“Kami juga akan melakukan contact tracking untuk mengetahui siapa saja telah bertemu dengan yang bersangkutan,”jelas Irwan.

Sementara itu, satu pasien positif lainnya adalah laki-laki berinisial IMS (48 tahun) warga Desa Balinggi Kecamatan Balinggi. IMS dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab yang dikeluarkan Senin (22/6/2020). IMS saat ini telah menjalani perawatan di RSUD Undata Palu. Walaupun ber-KTP Parmout, namun tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Parmout tidak mengakui pasien tersebut masuk dalam data pasien positif Covid-19 Kabupaten Parmout. Juru bicara gugus tugas Covid-19 Kabupaten Parmout, Irwan menjelaskan, IMS telah berada di Kota Palu selama 26 hari sejak tanggal 28 Mei 2020. Dia menjaga istrinya yang sedang menjalani perawatan di Kota Palu karena sakit. Sehingga menurut Irwan yang bersangkutan terpapar virus Covid-19 ketika berada di Kota Palu.

“Sejak berangkat ke Palu tanggal 28 Mei 2020 lalu hanya sekali IMS kembali ke desanya yakni pada tanggal 30 Mei 2020. Setelah itu IMS kembali lagi ke Palu hingga akhirnya dinyatakan positif Covid-19. Dengan melihat keberadaannya, kami menganggap yang bersangkutan tidak masuk dalam data pasien Covid-19 Kabupaten Parigi Moutong karena yang bersangkutan terpapar virus Covid-19 ketika berada di Kota Palu,”pungkasnya. AJI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed