oleh

Empat Tips Menghindari Handbody Ilegal

SULTENG RAYA – Memiliki kulit bersih dan sehat memang menjadi idaman semua kaum hawa, namun di tengah kondisi perekonomian serba sulit saat ini, hendaknya harus lebih berhati-hati saat membeli produk murah, seperti Hand Body (HB) dengan iming-iming glowing instan.

Kondisi itu tentunya dapat dengan mudah dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggungjawab, guna meraup keuntungan dengan menjual produk tidak memiliki izin edar alisa ilegal. Apalagi, saat ini pemasaran produk sangat mudah melalui sosial media.

Konsumen harus cerdas dalam memilah, hendaknya jangan sesekali mencoba atau ‘mengkonsumsi’ produk tidak memiliki izin edar. Menggunakan produk racikan ilegal sangat berisiko terkena kanker kulit.

Nah, untuk menghindari itu, BPOM di Palu memberikan sejulah tips agar masyarakat Sulteng khususnya kaum hawa mengetahui produk tidak layak edar atau ilegal.

Baca Juga :   Gerindra Instruksikan Kader Menangkan Hidayat – Bartho

Pertama, cek kemasan dari produk atau kosmetik yang ingin dibeli. Jika produknya ada di sosial media dan kemasannya sudah tidak meyakinkan, sebisa mungkin konsultasikan dengan penjual atau reseller produk terkait legal tidaknya produk tersebut.

“Kedua, cek label dari suatu produk yang ingin dibeli. Semenggiurkan apapun itu, murah atau iming-iming ‘putih instan’, jika masyarakat cerdas pasti akan melihat label suatu produk. Memang hendaknya seperti itu agar dapat diketahui keterangan penunjang legal tidaknya suatu produk,” kata kata Kepala BPOM di Palu, Fauzi Ferdiansyah, Jumat (19/6/2020).

Ketiga, cek izin edar produk. Jika legal, pasti memiliki izin edar dari BPOM. Keempat, periksa waktu kadarluwarsa produk. Jika konsumen telah mendapatkan produk lewat masa berlakunya, dapat dipastikan produk tersebut memiliki dampak berbahaya.

Baca Juga :   Realisasi Pajak Dikelola BPD Palu Lampaui Target

“Kita terus mengimbau kepada masyarakat untuk cerdas dalam memilih produk obat dan makanan, termasuk kosmetik dan suplemen kesehatan. Karena proses pengawasan ini harus diakui dengan kapasitas BPOM yang terbatas aksesnya menjangkau secara keseluruhan. Jadi harus masyarakat yang ikut membantu kami,” kata Fauzi Ferdiansyah.

“Demi meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya produk kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan (TMK), mengimbau pelaku usaha untuk terus menaati peraturan yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan agar lebih proaktif dalam memilih kosmetik yang dibeli, terutama untuk pembelian kosmetika secara online dan ingat selalu “Cek KLIK”. Cek Kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produk pada Labelnya, pastikan memiliki Izin edar Badan POM, dan tidak melebihi masa Kedaluwarsa,” ujarnya menambahkan. RHT

Komentar

News Feed