oleh

Selama Masa Covid-19, Guru di SMPN 9 Intensifkan Pelatihan IT

SULTENG RAYA – Selama masa pandemik covid-19, peserta didik SMPN 9 Palu diarahkan belajar dari rumah, diwaktu yang sama para tenaga pengajar di sekolah tersebut mengintensifkan pelatihan berbasis IT untuk mendorong kompetensi melek teknologi.

Hal itu dikatakan Kepala SMPN 9 Palu, Hilmi S.Pd.,M. Pd., kepada Sulteng Raya, Jumat (12/6/2020).

Pelatihan tersebut katanya, nantinya diaplikasikan pada proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas.

“Mereka (guru) ada pelatihan belajar daring, karena awal tahun ajaran baru  yang dimulai tanggal 13 juli nanti, KBM nya tidak ada tatap muka, karena harus belajar dirumah melalui daring, sehingga para guru berinisiatif melakukan pelatihan IT guna memperlancar KBM secara daring,” katanya.

Baca Juga :   Rektor Ajak Mahasiswa Manfaatkan Perpustaakan Sebagai Gudang Ilmu

Dirinya mengapresiasi keingintahuan para tenaga pengajar itu untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan yang mereka miliki. Menurutnya, hal tersebut adalah untuk kemajuan sekolah dimasa yang akan datang.

“Saya sangat mengapresiasi semangat para guru untuk meningkatkan kemampuannya, saya katakan siap mendanai, meskipun hanya memberikan biaya transport, saya tidak keberatan untuk mengeluarkan dana demi untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan sekolah kita, selama itu untuk kemajuan bersama, tetap akan saya apresiasi dan, selama itu tertera dalam juknis,” katanya.

“Karena memotivasi orang tidak semudah membalikkan telapak tanggan, jika mereka sudah semangat dan memiliki inisiatif untuk maju itu harus didukung, karena ada saat nya jika orang sudah mulai apatis dan tidak memiliki semangat untuk maju meskipun diberikan motivasi mereka tetap tidak peduli,” katanya menambahkan

Baca Juga :   Rektor Mengajak Mahasiswa Kedepankan Dialog dalam Menyelesaikan Masalah

Lebih lanjut ia mengatakan, proses pembelajaran IT oleh para guru sudah belangsung selama tiga hari dilakukan dengan bertahap sampai seluruh yang mengikuti pelatihan dapat memahami apa yang mereka pelajari.

“Sudah berlangsung selama tiga hari, kita tidak pasang target waktu berapa lama, sampai para guru merasa sudah mampu untuk menguasai penggunaan IT,” ucapnya.JAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed