oleh

Pembangunan TPA III Ditunda

SULTENG RAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, menunda pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) III di Kelurahan Kawatuna,  Kecamatan Mantikulore, Kota Palu lantaran pandemi Covid-19.

Sekretaris DLH Kota Palu, Firman, mengatakan, sebelum adanya Covid-19, pihaknya telah  melakukan sosialisasi kepada masyarakat di kawasan TPA, khususnya peternak dan pemulung selama tiga pekan. Langkah sosialisasi tersebut sebagai upaya antisipasi perselisihan  maupun konflik antarwarga saat pembangunan dilakukan.

“Namun karena adanya pandemi virus saat ini, pembangunan TPA III di Kawatuna memang harus dihentikan untuk sementara waktu, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, agar semua pihak dapat terlindungi,” kata Firman kepada Sulteng Raya, Senin (8/6/2020).

Baca Juga :   Operasi Yustisi Digencarkan Hingga Malam Takbiran

Guna mengantisipasi overload alias kelebihan kapasitas tampungan di TPA II, kini pihaknya menerapkan pengaturan serta memantau masuknya sampah hingga proses penutupan.

“Paginya semua sampah masuk ke TPA II, setelah itu pada sore hari semua sampah digusur dan ditutup. Ini sebagai salah satu cara untuk menata pembuangan sampah agar tidak overload atau melebihi kapasitas. Sama halnya jika sampah yang masuk di waktu malam akan digusur pada waktu subuh. Bukan hanya itu, pihak DLH juga harus membagi waktu kepada para pemulung sebelum dilakukan penggusuran sampah,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, DLH Kota Palu kembali berencana membangun TPA  III di Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore.

Sekretaris DLH Kota Palu, Firman , mengatakan, pembangunan TPA  III dilakukan karena jumlah sampah di TPA dan TPA II sebelumnya sudah hampir melebihi batas penampungan. Rencana pembangunan TPA baru itu bakal dilaksanakan tahun ini.

Baca Juga :   Satgas Anti Narkoba Inisiasi Terbentuknya Kelurahan Bersinar

“Dibangunnya TPA III  bekerja sama dengan UNDP Indonesia, yang di dalamnya melibatkan Negara Jerman. Pembangunan tersebut akan dilakukan pada Juli atau Agustus 2020,” kata Firman, kepada Sulteng Raya, Rabu (26/2/2020).ULU

Komentar

News Feed