oleh

Rektor Unismuh Palu Keluarkan Kebijakan Jaminan Kesehatan Mahasiswa

SULTENG RAYA-Rektor Unismuh Palu, Dr Rajindra, SE., MM memastikan setiap mahasiswa kampus biru mendapatkan jaminan kesehatan dan dapat digunakan di Rumah Sakit PKPU Muhammadiyah Siti Fadila Supari Palu.

Jaminan kesehatan tersebut sebagai bentuk perlindungan sosial bagi mahasiswa untuk memastikan kesehatan mahasiswa. “Kalau sakit-sakit silahkan ke Rumah Sakit PKPU Muhammadiyah Siti Fadila Supari, cukup memperlihatkan kartu mahasiswanya, jangan sampai hanya karena sakit-sakit badan atau sakit gigi tidak masuk kampus lagi,”kata Rektor. Belum lama ini.

Jaminan kesehatan tersebut tidak dibatasi, sepanjang Rumah Sakit PKPU Muhammadiyah Siti Fadila Supari masih dapat menangani, mahasiswa masih dapat berobat secara gratis di rumah sakit ini.

Kebijakan jeminan kesehatan ini dikeluarkan rektor setelah melihat perkembangan Rumah Sakit PKPU Muhammadiyah Siti Fadila Supari pasca diresmikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah setelah peristiwa 28 September 2018 silam.

Sebelumnya kata rektor, dirinya tidak berani mengeluarkan kebijakan untuk memberikan jaminan kesehatan bagi mahasiswanya karena tidak memiliki rumah sakit sendiri, namun setelah Klinik PKPU Muhammadiyah Siti Fadila Supari diresmikan menjadi rumah sakit PKPU Muhammadiyah dan tengah berbenah diri baik dari segi pelayanan, gedung serta fasilitas, barulah dirinya berani mengeluarkan kebijakan tersebut.

“Setelah kita punya rumah sakit sendiri, apa salahnya jika kita memberikan jaminan kesehatan bagi mahasiswa kita sendiri, jangan sampai mereka sakit dan tidak bisa masuk rumah sakit hanya karena persoalan biaya,”jelas rektor.

Terlebih kata rektor, sebagian mahasiswa kampus biru ini berasal dari daerah, tentu sudah menjadi rahasia umum mahasiswa perantau kerap mengalami kesulitan keuangan. Tidak dapat dibayangkan kata rektor, jika tiba-tiba ada mahasiswa perantau yang mengalami sakit keras dan harus dibawa ke rumah sakit, sementara tidak mengantungi BPJS Kesehatan. “Tentu ini, sangat memberatkan dirinya dan juga orang tuanya, olehnya kami Unismuh Palu didukung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah memberikan jeminan kesehatan ini,”ungkap rektor.

Dengan harapan kata rektor, upaya seperti ini bisa membantu meringankan beban bagi mahasiswa kelak dimudian hari, disaat mereka membutuhkan pelayanan kesehatan. “Ini berlaku bagi mahasiswa, terutama bagi mahasiswa baru,”tambah rektor. ENG 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed