oleh

Tersangka Peragakan 33 Adegan

SULTENG RAYA – Satreskrim Polres Sigi menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus penganiayaan yang berujung pada meninggalnya korban AG (22).

Kasus penganiayaan itu, dilakukan oleh pelaku berinisial WH (24) yang terjadi di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan reka ulang tersebut, dihadiri istri tersangka serta pengacara Dewi Sitha, SH yang disediakan oleh Polres Sigi untuk mendampingi tersangka.

Seusai reka ulang, Kapolres Sigi AKBP Andi Batara Purwacaraka melalui Kasat Reskrim AKP Agus menjelaskan, rekonstruksi dilakasanakan di halaman Mako Polres Sigi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Rekonstruksi dilakukan tidak lain untuk melengkapi berkas perkara, sementara kita pilih melaksanakan di Mako Polres Sigi karena pertimbangan keselamatan serta kelancaran dalam proses rekonstruksi,” katanya.

Baca Juga :   Care Indonesia Bantu Warga di Huntara Petobo

Dalam rekonstruksi itu kata Agus, pelaku memperagakan 33 adegan mulai dari saat korban menegur pelaku, hingga terjadinya penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Peragaan ini akan dicantumkan dalam berkas perkara dan selanjutanya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Donggala guna diproses lebih lanjut,” katanya.

Diketahui, AG (22) yang pada waktu kejadian sedang mengembala hewan ternaknya, dan pada waktu itu pelaku melihat korban dan langsung menganiaya korban hingga tewas di dalam selokan dengan kondisi tubuh penuh luka akibat senjata tajam milik pelaku.

Pelaku ditangkap pada hari dimana terjadinya penganiayaan tersebut dengan dibantu salah seorang warga menuju Polres Sigi, dalam penangkapan itu pelaku tidak melakukan perlawanan. */YAT

Baca Juga :   Kapolres Sigi: Wartawan Adalah Mitra Kerja Polri!

Komentar

News Feed