oleh

Dua Pasien Poso Klaster Gowa Sembuh dari Covid-19

SULTENG RAYA – Dua pasien positif Covid-19 asal Poso yang dirawat di RSUD Undata Palu kini dinyatakan sembuh.

Kedua pasien itu masing-masing, pasien 07 tuan S (34) dan pasien 08 tuan H (40) merupakan warga Kecamatan Lore Utara dan Kecamatan Lore Timur, kedua pasien itu memiliki riwayat pelaku perjalanan klaster Gowa, Sulsel.

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Poso, dr. Marwan Neno mengatakan, dari hasil perkembangan Swab PCR yang diterima, kedua pasien itu sudah diperbolehkan pulang.

“Dari perkembangan hasil Swab yang kita terima hari ini Rabu 3 Juni 2020, kedua pasien asal Poso yang terkonfirmasi virus corona dirawat di Palu sudah sembuh dan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing,” ucap Marwan Neno kepada wartawan dalam konferensi pers, Rabu (3/6/2020).

Menurut dr.Marwan, dari total 12 kasus yang terkonfirmasi Covid-19 di Poso sudah tujuh orang dinyatakan sembuh. Dan saat ini masih ada lima pasien positif tengah dirawat di RSUD Poso.

“Dari total 12 kasus yang terkonfimasi positif Covid-19, tujuh orang sembuh. Dan masih ada lima orang yang dirawat di RSUD Poso,” jelasnya.

Sementara, Bupati Poso, Darmin Sigilipu selaku ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan, khusus di wilayah Poso saat ini dalam dua pekan terakhir belum ada penambahan kasus baru soal Covid-19.

Kata Darmin, hal itu dikarenakan adanya peran semua pihak baik dari pemerintah, masyarakat yang sama-sama terlibat aktif dalam mencegah penularan Covid-19.

“Perlu diingat kami bekerja semaksimal mungkin, bekerja sebaik mungkin hanya untuk menyelamatkan satu nyawa manusia,” ucap Darmin.

Selain ada penambahan pasien yang sembuh, pada Rabu (3/6/2020) kemarin jumlah kasus orang dalam pengawasan (ODP) total 26, selesai dipantau dua orang, saat ini dipantau berjumlah tiga orang.

Untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP) kini berjumlah nol kasus, pelaku perjalanan total 9.602 orang selesai dipantau 8.732 dan orang tanpa gejala (OTG) total 180 orang, selesai dipantau 147 orang, saat ini dipantau berkurang menjadi 33 orang. SYM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed