oleh

STPL Palu Tetap Prioritaskan Pelayanan Daring

SULTENG RAYA – Menghadapi sistem normal baru atau new normal yang saat ini tengah di galakkan pemerintah disegala sektor, Sekolah Tinggi Perikanan Keluatan (STPL) Palu menyatakan tetap memprioritaskan pelayanan berbasis online dengan pertimbangan pencegahan dini penyebaran covid-19.

Demikian dikatan Wakil Ketua STPL Palu, Yeldi S Adel kepada Sulteng Raya melalui gawai, Selasa (2/6/2020). Menurutnya sejumlah layanan yang masih dilakukan antara lain yakni administrasi akademik, perkuliahan, seminar kampus, hingga pengisian DPNA dan KRS.

“Yang berkaitan dengan pelayanan sistem administrasi akademik masih tetap dilakukan secara Elektronik (OnLine) termasuk kegiatan seminar dan pengisian DPNA Mahasiswa dan KRS. Sementara Proses kegiatan Belajar dan mengajar untuk tahun akademik 2020/2021 akan menunggu perkembangan situasi pandemi covid-19 di Provinsi Sulawesi Tengah pada khususnya,” katanya.

Dirinya juga berpendapat bahwa, saat ini untuk menjalankan aktivitas semi normal belum begitu memungkinkan berhubung penyebaran covid-19 masih terus ada di Sulteng dan sebagian besar kendala ada pada akses keluar masuk tiap daerah.

“Karena saat ini sebagian besar Mahasiswa STPL sedang berada di kampung (Kabupaten) masing masing jadi, dan itu artinya akses masuk ke Kota Palu akan sulit, jadi untuk sementara waktu, pelayanan tetap online,” katanya.

Namun, untuk pegawai di STPL Palu menurutnya akan segera masuk kembali berkantor pada 8 Juni 2020 mendatang dengan sistem pengurangan hari kerja untuk meminimalisir potensi-potensi penyebaran covid-19.

“8 Juni 2020 sudah malai aktif masuk kantor, hanya jam kerja dikurangi paling tidak 3 kali dalam seminggu,” tutur Yeldi S. Adel.

Sementara itu, terkait dengan proses penyelesaian studi mahasiswa, pihaknya juga masih konsisten menjalankan secara daring demi memenuhi siklus lulusan sekolah tinggi. Disamping itu, untuk mengganti proses belajar, kadang juga dosen memberikan tugas sebagai pengganti mata kuliah.

“Ujian akhir kita sudah lakukan minggu ke 3 bulan Mei, secara Online , ada juga Dosen yang hanya memberikan tugas sebagai pengganti ujian. Praktikum juga kami ganti, yang biasanya di Laboratorium diganti dengan membuat video dengan konten setiap mahasiswa membuat produk olahan dari rumah masing-masing  sesuai mata kuliah,” ucapnya. JAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed