oleh

Tuntut Upah, Buruh PT BBS Banggai Blokir Jalan

SULTENG RAYA – Aksi buruh yang melakukan pemblokiran jalan di PT BBS, Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat (29/5/2020). Telah dilakukan mediasi oleh pihak perusahaan, Sabtu (30/5/2020).

Direktur PT BBS, Rahman Mangantjo beserta Humas perusahaan turun langsung dalam melakukan pertemuan. Namun, mediasi tersebut tak mendapat kesepakatan antara pihak perusahaan dengan para buruh yang meminta kejelasan upah, kontrak kerja dan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak.

“Perusahaan seharusnya menjelaskan kontrak kerja dan gaji karyawan, agar semua pekerja memiliki hak yang sama dalam kesejahteraan,” kata Risman salah seorang mahasiswa Ikatan Mahasiswa Kecamatan Bunta Nuhon Simpang Raya (IMKBNS).

Risman mengatakan, pihak perusahaan sangat membingungkan terkait legalitas karyawan. Karena dalam surat PHK beralamatkan PT ANI, namun kontraknya di PT BBS.

Tidak hanya itu, Risman menjelaskan PHK yang dilakukan perusahaan juga tidak berdasarkan atas prosedur. Harusnya dalam pemecatan melalui surat peringatan pertama, kedua dan ketiga.

“Kami akan bawa persoalan ini ke Dinas Ketenagakerjaan, kalau perlu sampai ke DPRD Banggai untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP),” jelasnya. MAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed