oleh

Oknum PNS di Morowali Diringkus Polisi

SULTENG RAYA – Salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMD-P3A) Kabupaten Morowali inisial AR alias M, diringkus polisi akibat diduga memiliki sabu, Ahad (24/5/2020) malam.

AR diketahui beralamat di Desa Uedago, Kecamatan Bungku Barat.

Kabag Ops Polres Morowali, AKP Nasrudin menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat bahwa ada pengiriman narkotika jenis sabu melalui mobil rental dari arah Palu menuju Morowali dengan alamat tujuan Desa Parelangke, Kecamatan Bungku Barat dan Desa Bahomante, Kecamatan Bungku Tengah.

Dari informasi tersebut kata Nasrudin, selanjutnya anggota Polres Morowali melakukan pemantauan di jalan depan Polsek Bumi Raya. “Setelah memastikan mobil rental yang membawa sabu melintas, anggota langsung melakukan pembuntutan dan di Desa Parilangke Kecamatan Bungku Barat, terlihat bahwa tersangka AR alias M menggunakan mobil avanza warna putih sudah menunggu di pinggir jalan dekat jembatan, tersangka kemudian langsung menghampiri mobil rental/penumpang tersebut yang berhenti di pinggir jalan dan mengambil paket kiriman itu, setelah mengambil paket tersebut, tersangka kemudian kembali masuk ke dalam mobil, dan anggota langsung melakukan penangkapan dan pemeriksaan serta penggeledahan badan terhadap tersangka,” jelas Kabag Ops.

Lanjutnya, tersangka AR alias M kemudian diperintahkan untuk membuka paket kiriman yang diambilnya. Setelah dibuka, ditemukan satu bungkus narkotika diduga jenis sabu dan langsung dilakukan penangkapan terhadap AR alias M.

Selanjutnya kata Nasruddin, setelah dilakukan penangkapan terhadap AR alias M, anggota Satnarkoba bersama rekan-rekan Satreskrim serta Satintelkam menuju ke alamat tujuan paket berikutnya tepatnya di Desa Bahomante, Kecamatan Bungku Tengah.  

“Tersangka kedua, ARM alias AU terlihat sudah menunggu di pinggir jalan depan Pos Kamling Desa Bahomante dan ARM selanjutnya langsung menghampiri mobil rental/penumpang untuk mengambil paket kiriman tersebut, setelah tersangka mengambil paket kiriman itu, anggota Satnarkoba bersama rekan-rekan satuan langsung menghampirinya dan kemudian melakukan penggeledahan badan,” ujar Nasrudin.

Usai digeledah kata Nasruddin, tersangka ARM kemudian diperintahkan untuk membuka paket kiriman tersebut yang disaksikan oleh Kepala Desa (Kades) Bahomante. “Saat paket kiriman tersebut dibuka, ditemukan satu bungkus plastik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu yang diselip di dalam sarung, dan selanjutnya anggota Satresnarkoba langsung melakukan penangkapan terhadap ARM, keduanya langsung dibawa ke ruang tahanan Polsek Bungku Tengah untuk diamankan,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil didapatkan dalam penangkaoan itu masing-masing pada tersangka AR alias M  satu bungkus plastik cetik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,87 gram, sementara pada tersangka ARM alias AU berupa satu bungkus plastik cetik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,90 gram.

“Hingga kini, pihak Kepolisian Polres Morowali masih melakukan pengembangan terkait jaringan narkoba dari kedua tersangka,” ucap mantan Kasat Reskrim Polres Palu itu. BMG

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed