oleh

Akibat Serangan Jantung, Wakapolres Parmout Tutup Usia

SULTENG RAYA – Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) khususnya jajaran Polres Parmout berduka setelah Wakapolres Parmout, Kompol Sapri Helmi, SIK tutup usia pada Rabu Malam (20/5/2020) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi.

Kapolres Parmout, AKBP Zulham Efendi Lubis, SIK mengatakan, almarhum menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 21.00 wita di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Anuntaloko akibat serangan jantung.

Zulham mengungkapkan kronologisnya berpulangnya  perwira Polri yang ramah dan suka bergaul tersebut. Sebelumnya  pada hari Rabu( 20/5/2020) sekitar pukul 19.00 wita,almarhum merasakan kondisi tubuhnya dalam keadaan lemas dan tidak enak badan di kamarnya di Aspolres Parmout.  Melihat hal itu Istri almarhum, Ny Dara Sapri Helmi menyampaikan kepada ADC Wakapolres Parmout, Bripda Septian Eka Putra agar segera membawah Wakapolres menuju ke Kota Parigi untuk melakukan cek up/ pemeriksaan lebih lanjut ke tempat praktek dr Muh Mansyur di Kelurahan Masigi Kecamatan Parigi. Selanjutnya kata Kapolres, sekitar pukul 19.50 wita, almarhum didampingi oleh Istri melakukan cek up di ruang praktik dr Muh Mansyur. Berdasarkan hasil cek up, dr Muh Mansyur meminta agar almarhum segera dirujuk ke RSUD Anuntaloko Parigi. Namun saat keluar dari ruang praktik tiba-tiba almarhum terjatuh di halaman rumah (tempat praktik) dan tidak sadarkan diri.Selanjutnya almarhum dilarikan ke RSUD Anutaloko dan dilakukan penanganan medis di ruang IGD.

“Dari hasil penanganan tim medis RSUD Anutaloko Parigi oleh dokter spesialis dan dokter tim IGD Wakapolres diduga mengalami serangan jantung menyebabkannya meninggal dunia,”ujar Zulham.

Selanjutnya jenazah dimandikan dan dikafankan kemudian disalatkan. Pada Kamis (21/5/2020) sekitar pukul 02.30 wita dinihari, jenazah dilepas oleh Kapolres Parmout, lalu diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan mobil ambulance dan foreder Satlantas Polres Parmout serta satu mobil Mitsubishi Fortuner yang ditumpangi istri dan dua anak almarhum menuju Makassar. Kemudian jenazah diterbangkan dengan pesawat menuju Aceh Tenggara dengan transit di Jakarta dan Banda Aceh untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.

“Mari kita berangkatkan Jenazah beliau dengan hati yang ikhlas.Selamat jalan adinda,”pungkas Zulham dengan suara bergetar menahan tangis. AJI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed